Pencarian ABK Tugboat Mega 09 Dihentikan, Tim SAR Gabungan Tak Temukan Tanda Keberadaan Korban

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika mengatakan proses pencarian sudah memasuki batas maksimal prosedur yang berlaku.

Pencarian ABK Tugboat Mega 09 Dihentikan, Tim SAR Gabungan Tak Temukan Tanda Keberadaan Korban
ISTIMEWA
Mediasi dan mufakat yang dilaksanakan Tim SAR gabungan, pihak agen kapal dan perwakilan keluarga korban untuk menghentikan pencarian ke-empat korban Tugboat Mega 09 yang hingga kini belum ditemukan. Minggu (21/07). 

Pencarian ABK Tugboat Mega 09 Dihentikan, Tim SAR Gabungan Tak Temukan Tanda Keberadaan Korban

KETAPANG - Memasuki hari ke tujuh pencarian empat ABK Tugboat Mega 09 yang tenggelam di perairan Ketapang sejak Senin (15/07/2019) lalu kembali dilakukan.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di tiga sektor.

Masing-masing sektor pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran permukaan hingga radius 168 NM²  yang melibatkan Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Ketapang, satu Tugboat Mitra Jaya 18 dan 11 kapal nelayan setempat Minggu (21/07/2019).

Akan tetapi hingga petang tadi, proses pencarian masih belum menemukan keempat ABK Mega 09 tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika mengatakan proses pencarian sudah memasuki batas maksimal prosedur yang berlaku.

Baca: Memasuki Hari ke-6 Pencarian, ABK Tugboat Mega 09 yang Hilang Masih Belum Diketemukan

Baca: Kapten Tugboat Ceritakan Kronologis Kapalnya Tenggelam di Perairan Ketapang, Juru Mudi Masih Hilang

Tim SAR gabungan melakukan mediasi dan mufakat untuk menghentikan pencarian hingga terdapat tanda keberadaan ke-empat ABK yang hilang tersebut.

"Mengingat hari ini merupakan hari ketujuh yang merupakan batas maksimal dalam melaksanakan operasi SAR dan hingga saat ini juga tidak ditemukannya tanda dari keempat ABK tersebut, kami (Tim SAR), pihak agen dan perwakilan keluarga korban akan menghentikan pencarian, namun penghentian ini dapat kembali dilakukan jika sewaktu-waktu kembali ditemukannya tanda keberadaan keempat korban ini," jelasnya. 

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved