TRIBUNWIKI
TRIBUNWIKI: Yuk Kenali Cagar Alam Mandor, Berikut Keunikannya!
Cagar Alam Mandor ditunjuk dan ditetapkan berdasarkan SK Het Zelfbestuur Van Het Landscap Pontianak No. 8 Tgl 16 Maret 1936
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Tri Pandito Wibowo
- Angrek Hitam (Cologyne pandurata),
- Angrek Kuping Gajah (Bulbophylum beccarii),
- Angrek Tebu (Gramotophyllum grama),
- Angrek Lilin Kecil (Cleisostom subulatum)
- Nephenthes
Potensi Fauna yang dahulunya pernah dijumpai di CA. Mandor antara lain:
- Beruang Madu (Herlactos malayanus),
- Kelempiau (Hylobates agilis),
-Kancil (Tragulus Napu dan Tragulus javanicus),
- Rusa Sambar (Cervus unicolor),
- Binturong (Arctictis binturong),
- beberapa jenis musang (Viverriae)
- Landak (Hysterix branchyura)
Salah satu keunikan Habitat dan Tipe ekosistem yang terdapat di kawasan ini adalah hutan rawa gambut, hutan hujan dataran rendah dan hutan kerangas.
Permasalahan pada kawasan ini adalah terjadinya penambangan emas oleh masyarakat secara massal 2009 – 2011, kegiatan peti 2013 masih tetap ada walaupun jumlah pelakunya sudah berkurang dan pola kerjanya berkelompok antara 3 – 4 orang, dengan TKP lebih terkonsentrasi di sekitar pal batas Nomor B. 12, B. 46, B. 70, dusun Kopiang dan sekitarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/cagar-alam_20161105_221819.jpg)