3 Jalur Seleksi SNMPTN di Universitas Tanjungpura Sudah Selesai Dilaksanakan

Universitas Tanjungpura sudah menyelenggarakan tiga jalur seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN , SBMPTN,

3 Jalur Seleksi SNMPTN di Universitas Tanjungpura Sudah Selesai Dilaksanakan
TRIBUNFILE/IST
snmptn 

3 Jalur Seleksi SNMPTN di Universitas Tanjungpura Sudah Selesai Dilaksanakan

PONTIANAK - Universitas Tanjungpura sudah menyelenggarakan tiga jalur seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN , SBMPTN, dan Mandiri.

Pada jalur SNMPTN ada 1.314 peserta yang lolos, SBMPTN ada 2778 Peserta yang sudah lolos dan yang terakhir pada jalur mandiri disipakan 1.650 kursi yang akan diumumkan pada 25 Juli 2019.

Wakil Rektor Satu Universitas Tanjungpura Pontianak, Dr. Aswandi juga sebagai Ketua panitia Penerimaan Mahasiswa baru tahun 2019 mengatakan pada pendaftar jalur SNMPTN ada 6.112 orang peminat SNMPT yang mendaftar di Universitas Tanjungpura.

Sedangkan pada jalur mandiri ada 9000 peserta, belum lagi ditambah yang mendaftar pada jalur SBMPTN.

Ia mengatakan untuk jalur mandiri merupakan seleksi yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi tidak seperti yang sebelumnya yaitu jalur SNMPTN dan SBMPTN yang dilakukan secara nasional.

Baca: Astra Motor Bagikan Jaket #Cari_aman ke Siswa-siswi SMPN 20 Pontianak Utara

Baca: UBSI Pontianak Bersama Bank Indonesia dan Kompasiana Ajak Milenial Beralih ke UMKM Go-Digital

Baca: Atlet Asal Kalbar Akan Perkuat Timnas Handball di Sea Games Filipina

Pada jalur mandiri ini mahasiswa akan mengisi kekosongan pada tiap prodi dari setiap fakultas agar tidak terjadi ketimpangan pada penerimaan mahasiswa yang tersebar diseluruh fakultas.

"Setiap fakultas harus merata penerimaan mahasiswa yang diterima jangan sampai lebih dari kuota yang dintentukan. Jadi harus seimbang. Peserta yang ikut jalur mandiri tidak hanya kuliah sore tapi juga akan masuk pada kelas regular itu tergantung dari jurusan yang diambilnya," ujarnya.

Untan ada jalur vokasi untuk D3, regular S1 untuk kuliah pagi, kuliah sore bukan lagi disebut non regular tapi menjadi Program Percepatan Angka Partisipasi Kasar ( PPAPK).

Tapi untuk jalur mandiri lebih banyak yang masuk kuliah sore. Namun kalau kelas regular masih kosong mereka akan mengisi.

"Diusahakan prodi disi semua tapi dalam kenyataan masih ada penumpukan di prodi tertentu namun kadang yang sudah lulus ada yang tidak mendaftar. Ada sekitar 500 yang dinyatakan lulus tapi belum saja mendaftar.

Pada tahun ini juga ada penambahan kuota sebanyak 1000 dikarenakan sudah adanya gedung baru untuk menampung para calon mahasiswa.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved