DPRD Kota Pontianak Setujui Tunjangan Kinerja ASN, Ini Dia Catatannya

Kendati demikian, menurutnya persoalan pemberian tunjangan kinerja itu harus berdasarkan catatan agar tidak menimbulkan kecemburuan antar ASN.

DPRD Kota Pontianak Setujui Tunjangan Kinerja ASN, Ini Dia Catatannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Firdaus Zarin 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Wakil DPRD Kota Pontianak, Firdaus Zarin menuturkan, jika semua aturan yang diperlukan sudah jelas, anggarannya juga sudah ada tidak ada masalah jika penerapan tunjangan kinerja (tukin) bagi ASN di lingkungan Pemkot Pontianak diterapkan.

"Kami di DPRD itu kan kalau cantolan anggarannya ada, tidak melanggar, duet he pon ade saya rasa tidak ada masalah," ujarnya, senin (15/7/2019).

Kendati demikian, menurutnya persoalan pemberian tunjangan kinerja itu harus berdasarkan catatan agar tidak menimbulkan kecemburuan antar ASN. Program sertifikasi guru saja yang sudah ada bertahun-tahun saja masih menimbulkan kecemburuan.

"Itu apa sebab, karena yang dapat sertifikasi ini malah malas-malasan juga, yang ndak dapat sertifikasi malah kadang lebih rajin," ujarnya.

Saat disinggung soal kemungkinan kebijakan Tukin di tahun 2020 bisa membebani postur APBD, Firdaus menuturkan pihaknya akan melihat berapa anggaran yang disiapkan untuk tukin dengan perbandingan jumlah aparatur sipil negara di Pemkot yang mencapai 8ribuan orang.

"Kita juga akan pelajari dan berapa anggaran yang muncul dari realiasi penerapan tukin. Karena kalau tidak salah di Pemkot juga ada penerapan tunjangan makan minum yang dibayarkan setiap bulan sebagai tambahan," ujarnya.

Baca: Edi R Kamtono Pastikan Tukin Tak Bebani APBD Kota, Rujukan dari Pemkot Bandung

Baca: Kena Tikam Orang Tak Dikenal, Warga Jl Khatulistiwa Siantan Ini Luka Parah

Berlakukan 2020

Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, akan memberlakukan aturan baru mulai tahun 2020. Yakni penerapan tunjangan kinerja (Tukin) kepada ASN berdasarkan tiga variabel.

"Penetapan besarnya tunjangan kinerja yang diperoleh masing-masing ASN (aparatur sipil negara) akan diukur dari tiga variabel, yakni berdasarkan absensi elektronik, kualitas kinerja, dan disiplin pegawai," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved