2020 Sutarmidji Alokasikan Anggaran Besar Pada Pembangunan Jalan
Apabila telah disepakati antara eksekutif dan legislatif, maka KUA PPAS akan menjadi acuan penyusunan RKA di OPD,
2020 Sutarmidji Alokasikan Anggaran Besar Pada Pembangunan Jalan
PONTIANAK - Gubernur Kalbar, Sutarmidji telah menyampaikan nota dokumen Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Pemerintah Provinsi Kalbar pada DPRD Kalbar untuk dibahas lebih lanjut sebagai alur penyusunan Rencana Anggaran Perencanaan Belanja Daerah (R-APBD) 2020 mendatang.
Didalam KUA-PPAS dijelaskan Sutarmidji,, telah tertuang garis-garis besar rencana pembanguna 2020 mendatang sebagai acuan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) untuk APBD 2020.
Didalam KUA-PPAS ditetapkan program prioritas, atas batas maksimal penganggaran sementara dan dituangkan dalam dokumen plafon anggaran.
Baca: Berusia 17 Tahun Bisa Ujian Teori dan Praktek SIM Gratis
Baca: VIDEO: Pelepasan Jemaah Calon Haji Sekadau
"Apabila telah disepakati antara eksekutif dan legislatif, maka KUA PPAS akan menjadi acuan penyusunan RKA di OPD," ucap Midji saat diwawancarai, Senin (15/7/2019).
Tentunya RKA yang ada di OPD merupakan pelaksanaan RPJMD 2018-2023 yang memuat tentang kondisi ekonomi makro daerah dan asumsi-asumsi dasar dalam penyusuan R-APBD.
Midji menjelaskan volume APBD 2020 mendatang diyakininya lebih dari Rp6 triliun. Hal itu meningkat dari tahu 2019.
"Kita belum tau pagu DAU dan DAK tapi perkiraan saya APBD 2020 diatas Rp6 T. Sudah harus diatas Rp6 T, sekarangkan baru Rp5,3 T," tambahnya.
Pemprov Kalbar terus berupaya mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan dan penerimaan baik PAD, bagi hasil dari pusat, DAU dan DAK.
Target PAD yang ingin dicapai 2020 Rp4,42 T dan belum termasuk DAK. Sedangkan kebijakan rencana belanja daerah Kalbar 2020 akan ditentukan penerimaan daerah 2020 nanti.
"Rencana belanja Kalbar 2020 adalah 4,52 T dan belum termasuk DAK. Kemudian silva 2019 diperkirakan Rp150 miliar. Belanja Tidak langsung RAPBD 2020 Rp2,39 T," ucap Midji
Dengan disampaikannya draf KUA PPAS 2020, fokus pembangunan Kalbar tetap pada infrastruktur jalan dan itu mendapatkan porsi paling besar.
Baca: BREAKING NEWS - Kapal Mega 09 Tenggelam di Perairan Ketapang, 9 Orang Dilaporkan Hilang
"Kalau hari ini (15/7) dituliskan Rp328 miliar di media, maka tahun depan bisa lebih besar dua atau tiga kali lipat. Bise-bise tige kali lipat dari Rp325 miliar," tegasnya.
Kemudian fokus lainnya dari penggunaan anggaran provinsi adalah kesehatan dan pendidikan.
Tahun depan Pemprov mengalokasikan anggaran beasiswa pendidikan untuk SMA sederajat Rp 180 miliar dan naiknya cukup besar dari tahun sekarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sutarmidji-xcrgtvhy.jpg)