Tenaga Kerja Ilegal

Mohlis Saka Desak Pihak Terkait Usut Tuntas Keberadaan TKA Diduga Ilegal di Kijing

"Kita berharap dinas terkait yang memiliki fungsi untuk menindak itu agar segera ditindak," ujarnya, kepasa Tribun, Minggu (14/7/2019).

Mohlis Saka Desak Pihak Terkait Usut Tuntas Keberadaan TKA Diduga Ilegal di Kijing
IST
Tokoh Pemuda Mempawah Mohlis Saka 

Mohlis Saka Desak Pihak Terkait Usut Tuntas Keberadaan TKA Diduga Ilegal di Kijing

MEMPAWAH - Temuan 30 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja secara ilegal di pembangunan Terminal Kijing, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalbar, sedang menjadi sorotan publik.

Terutama bagi masyakat sekitar Kabupaten Mempawah yang merasa adanya ketidak adilan lantaran masih banyak pengangguran dan tidak diterima bekerja di sana.

Tokoh Pemuda Kabupaten Mempawah, Mohlis Saka mendesak pihak terkait agar segera mengusut tuntas dan menindak perihal TKA ilegal tersebut.

"Kita berharap dinas terkait yang memiliki fungsi untuk menindak itu agar segera ditindak," ujarnya, kepasa Tribun, Minggu (14/7/2019).

Menurut dia, pertama, dari segi aturan itu sudah jelas melanggar, dengan bekerja tanpa ijin resmi berarti ilegal.

Baca: 30 TKA di Pembangunan Terminal Kijing Dipastikan Belum Kantongi Ijin Bekerja

Baca: Ini Perusahaan Yang Pekerjakan Orang Asing Ilegal untuk Memasang Pancang Beton Terminal Kijing

Kemudian kata dia, tentu menjadi pertanyaan publik, kenapa para TKA ilegal itu bisa bekerja tanpa memiliki ijin tertulis dari Kementeian Tenaga Kerja RI.

"Dimana peran instansi-instansi terkait, kenapa itu bisa lolos. Pemerintah harus melakukan kontrol dan pengawasan yang ketat terkait TKA," tegasnya.

Mohlis tak ingin sampai ada pemanfaatan peran oknum tertentu didalam badan instansi yang bertugas mengawasi TKA untuk mendapat keuntungan dengan merusak tatanan pemerintahan.

"Temuan ini adalah awal pembenahan bagi instansi terkait jika ada oknum yang bermain disitu, caranya mudah tinggal tanyakan kepada TKA tersebut bagaimana mereka bisa bekerja disitu," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS - Puluhan TKA di Proyek Pelabuhan Kijing Diduga Ilegal, Tukang Masak dari China

Baca: Terkait Pembangunan Pelabuhan Kijing, Erlina Optimistis Lima Tahun Mendatang Ekonomi Lokal Meningkat

Mohlis mengatakan seharusnya, jika ada tenaga kerja lokal, kenapa harus mempekerjakan TKA, apalagi secara ilegal.

Kalau bicara soal teknis, kata dia, seharusnya pemerintah memberikan kesempatan bagi tenaga kerja lokal untuk belajar kepada tenaga ahli, agar kedepannya SDM lokal bisa memiliki keterampilan setara.

"Kalau memang tenaga kerja itu masih dimiliki oleh putra-putri daerah, seharusnya tenaga kerja diambil dari lokal, apalagi masih banyak pengangguran di daerah," pungkasnya. 

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved