Jual Ginjal Demi Adik

Pemkab Kubu Raya Ambil Alih BPJS Keluarga Bery, Berikan Bantuan Sosial

Selain mengambil alih BPJS keluarga yang berdangkutan, Pemkab Kubu Raya juga tengah memproses untuk memberikan bantuan sosial pada keluarga tersebut.

Pemkab Kubu Raya Ambil Alih BPJS Keluarga Bery, Berikan Bantuan Sosial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Saat pihak BPJS dan Diskes Kubu Raya menjenguk Bery yang sempat viral lantaran sang kakak ingin menjual ginjal untuk biaya berobat, Jumat (12/7/2019). 

Pemkab Kubu Raya Ambil Alih BPJS Keluarga Bery, Berikan Bantuan Sosial 

PONTIANAK - Pihak Pemerintah Kubu Raya mengambil alih BPJS Kesehatan keluarga Bery yang menderita sakit lebih dari setahun. Untuk mengobati Bery, pihak keluarga sampai berjual harta benda namun remaja 16 tahun ini tak kunjung sembuh.

Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab Kubu Raya mengambil alih BPJS yang sebelumnya mandiri  dan kini menjadi tanggungan Pemkab setempat demi menjamin proses pengobatan yang bersangkutan.

Kabid Sumber Daya Kesehatan, Diskes Kubu Raya, Abdus Sahid menegaskan pihaknya sudah mengambil alih BPJS keluarga Bery dan saat ini tidak perlu khawatir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"BPJS kesehatan kekuarnya sudah dipindahkan  dari mandiri ke PBI Daerah Kubu Raya, saat ini yang bersangkutan juga sedang dirawat di RSUD Sudarso dan kita doakan bersama agar segera sembuh," ucap Abdus Sahid saat diwawancarai setelah menjenguk Bery di Ruang K, RSUD Sudarso, Jumat (12/7/2019).

Baca: Sebelum Putrinya Berniat Menjual Ginjal, Ini Harta Satu-satunya Yang Dimiliki Budiman

Baca: VIDEO: Rina Maelani, Gadis Cantik Kalbar yang Ingin Jual Ginjalnya Demi Adik! Kini Dia Tersenyum

Selain mengambil alih BPJS keluarga yang berdangkutan, Pemkab Kubu Raya juga tengah memproses untuk memberikan bantuan sosial pada keluarga tersebut.

"Kita sedang upayakan untuk memberikan bantuan sosial  yang direspon langsung dari Bapak Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya," jelasnya.

Keepala dinas pada hari pertama  dimana yang bersangkutan masuk Rumah Sakit Sudarso, langsung mengunjungi pada   pukul 01.00 dini hari dan mengambil berkas  serta persyaratan untuk pemberian bantuan sosial.

Baca: Dedi Menangis saat Ceritakan Rina Ingin Menjual Ginjal untuk Biaya Pengobatan Bery

"Kita juga datang di RS Sudarso  hari ini untuk meminta tanda tangan yang bersangkutan, tapi karena anaknya masih sakit, kita meminta tanda tangan orangtuanya. Tinggal proses di Pemkab untuk menyalurkan  dana bansos pada yang berdangkutan," jelas Abdus Sahid 

Bansos yang akan diberikan pada keluarga pasien usulannya Rp10 juta dan akan diproses Pemkab Kibu Raya. Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban dan membantu.  

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved