Wali Kota Edi Kamtono Sikapi Fintech, Ingatkan Sisi Positif dan Negatifnya

Financial Technology (Fintech) merupakan penggabungan antara teknologi dan system finasial atau keuangan

Wali Kota Edi Kamtono Sikapi Fintech, Ingatkan Sisi Positif dan Negatifnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICIA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat diwawancarai, Rabu (10/7/2019) 

Wali Kota Edi Kamtono Sikapi Fintech, Ingatkan Sisi Positif dan Negatif Teknologi di Bidang Ekonomi dan Pendanaan

PONTIANAK - Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menghadiri acara yang di gelar oleh Tempo Media Group dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema Manfaat Ekonomi Fintech Lending di Gedung UMKM Center Pontianak, Rabu (10/7).

Edi mengatakan saat ini teknologi bidang ekonomi dan pendanaan semakin meningkat. 

“Jika zaman dahulu orang harus bertransaksi secara langsung bertemu, yang tentunya memakan waktu dan tenaga, maka saat ini semuanya hampir bisa dilakukkan dengan tangan dan gadget kita, seperti mengecek bunga deposito, bertransaksi secara online, transfer dengan aplikasi mobile banking dan lain sebagainya,” ujar Edi.

Sekarang kebutuhan akan akses seluruh produk keuangan dengan mudah, nyaman dan ekonomis menjadi sarana yang utama mengingat semakin tingginya mobilitas dan pentingnya kenyamanan serta kemudahan dalam berusaha bagi UMKM.

Baca: Perangi Fintech Illegal, OJK Akan Blokir 683 Entitas Beroperasi Tanpa Izin Pada 2019

Baca: Perluas Bisnis, Fintech Mulai Akuisisi Multifinance

Financial Technology (Fintech) merupakan penggabungan antara teknologi dan system finasial atau keuangan. Salah satu manfaat fintech adalah kemudahan layanan financial. 

“Sekitar 10 atau 15 tahun yang lalu untuk mentransfer uang kita mungkin harus mendatangi ATM atau teller di bank. Hal ini cukup merepotkan karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar, belum lagi harus antri sehingga banyak waktu terbuang. Akan tetapi dengan kehadiran Fintech kita dapat mentransfer uang hanya melalui smartphone, bahkan memungkinkan juga untuk pembayaran tagihan bulanan seperti listrik, telpon, BPJS dan TV kabel sehingga menghemat waktu dan tenaga. Fintech merupakan salah satu solusi terbaik untuk memajukan UMKM,” jelasnya.

Saat ini, sudah ada cukup banyak penyedia layanan Fintech di Indonesia yang menawarkan pinjaman modal usaha dengan bunga relative rendah apabila dibandingkan dengan bunga bank.

Baca: Link Aja Gandeng Fintech Kredit Pintar Masuk Bisnis P2P Lending

Baca: Satgas Stop 144 Fintech Lending Tanpa Izin

Sistem ini disebut juga dengan peer-to-peer (P2P) lending, yaitu sebuah praktik berbasis online platform yang mempertemukan pelaku UMKM yang membutuhkan dana dengan orang-orang yang bersedia berinvestasi meminjamkan uang mereka. 

“Perlu diingat bahwa dalam melakukkan proses transaksi finansial diperlukan rasa aman dan kenyamanan dalam prosesnya. Untuk itu penting berinvestasi atau melakukkan pinjaman dengan Fintech yang sudah terdaftar dan resmi diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) anan dalam prosesnya,” imbuhnya.

Selain manfaat, Edi juga mengatakan terdapat resiko Fintech yang perlu di waspadai, seperti resiko peretas, resiko penipuan, resiko gagal bayar bagi Fintech yang bisnisnya menjadi perantara pembiayaan atau kredit dan resiko penyalahgunaan data klien. 

Penulis: Mia Monica
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved