Satgas Stop 144 Fintech Lending Tanpa Izin

Pada tanggal 24 April 2019, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 73 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin

Satgas Stop 144 Fintech Lending Tanpa Izin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
ilustrasi.NET 

Satgas Stop 144 Fintech Lending Tanpa Izin

JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 144 entitas yang melakukan kegiatan usaha peer to peer lending namun tidak terdaftar atau memiliki izin usaha dari OJK.

"Jumlah fintech lending ilegal yang beredar masih banyak. Kami mohon masyarakat tetap waspada dan berhati-hati sebelum memilih perusahaan fintech lending. Gunakan fintech lending yang sudah terdaftar di OJK sebanyak 106 perusahaan," kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing seperti yang dikutip Tribun Pontianak, Selasa (30/4/2019).

Baca: Dugaan Politik Uang di Sekadau, Bawaslu: Penanganan Kasus Tak Ada yang Ditutupi

Baca: Sambut Ramadan, Paket IM3 Ooredoo New Freedom Ada Gratis Telepon

Sampai dengan saat ini, jumlah Fintech Peer-To-Peer Lending tidak berizin yang ditemukan Satgas Waspada Investasi pada tahun 2018 sebanyak 404 entitas sedangkan pada tahun 2019 sebanyak 543 entitas sehingga secara total saat ini yang telah ditangani sebanyak 947 entitas sebagaimana terlampir.

Pada tanggal 24 April 2019, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 73 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari pihak berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Jenis kegiatan usaha yang dihentikan Satgas Waspada Investasi sebagai berikut:

64 Trading Forex tanpa izin;

5 Investasi uang tanpa izin;

2 Multi Level Marketing tanpa izin;

1 Investasi Perkebunan;

1 Investasi Cryptocurrency.

Halaman
12
Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved