Piala Bupati 2019 Resmi Bergulir, 40 Tim Sepakbola dari Berbagai Penjuru Ketapang Berjibaku

Turnamen ini juga merupakan yang ke IV diselenggarakan pada masa kepemimpinan Bupati Ketapang Martin Rantan.

Piala Bupati 2019 Resmi Bergulir, 40 Tim Sepakbola dari Berbagai Penjuru Ketapang Berjibaku
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Acara pembukaan ditandai dengan penyerahan piala kepada Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ketapang. 

Piala Bupati 2019 Resmi Bergulir, 40 Tim Sepakbola dari Berbagai Penjuru Ketapang Berjibaku Raih Juara

KETAPANG - Turnamen sepakbola Piala Bupati 2019 resmi dimulai.

Turnamen tahunan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan, di Stadion Tentemak pada Selasa (09/07/2019). 

Pada turnamen tersebut diikuti 40 tim dari seluruh Ketapang termasuk tim dari 20 kecamatan di Ketapang.

Dalam sambutannya, Martin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang memberikan penghargaan dan apresiasi serta ucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan segenap pengurus PSSI Ketapang.

Serta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah bekerjasama bahu membahu dalam mengembangkan dan memajukan olahraga sepakbola di Ketapang.

Baca: Kepala Kemenag Ketapang Sampaikan Imbauan untuk JCH, Persiapan Fisik Hingga Ubah Kebiasaan

Baca: 249 Calon Jamaah Haji Asal Ketapang Akan Diberangkatkan Pekan Ini

"Dengan adanya turnamen sepakbola Piala Bupati ini tentunya memberikan nuansa dan semangat kepada para atlet pencinta olahraga, khususnya olahraga sepakbola yang ada di Ketapang, yang pada akhirnya akan melahirkan bibit-bibit yang berpotensi dan berprestasi," kata Martin.

Turnamen sepakbola Piala Bupati tahun 2019 kali ini mengangkat tema 'Dengan semangat olahraga kita ciptakan  pemuda yang berpotensi dan berprestasi demi Ketapang yang maju menuju masyarakat sejahtera'.

Turnamen ini juga merupakan yang ke IV diselenggarakan pada masa kepemimpinan Bupati Ketapang Martin Rantan.

"Olahraga sepakbola memang harus terus dipelihara dan ditumbuhkembangkan untuk bisa menjadi sebuah cabang olahraga kebanggaan daerah di Ketapang," jelasnya

Oleh karena itu, lanjut Martin, penting kiranya kepada seluruh tim kesebelasan yang menjadi peserta dalam turnamen tersebut untuk menguatkan tekad agar bisa meraih prestasi. Prestasi itulah yang nantinya dapat dijadikan tiket untuk mencapai puncak keberhasilan pada kejuaraan yang lebih besar lagi. 

Baca: Warga Dukung Upaya Dinkes Tekan Angka Kasus HIV AIDS di Ketapang

Baca: Ketapang, Ditemukan 29 Kasus HIV AIDS

Pada bulan Agustus nanti, Ketapang mendapat kepercayaan dari asosiasi PSSI Provinsi Kalbar menjadi tuan rumah diselenggarakannya kompetisi di level U-23.

Martin berpesan kepada tim kesebelasan yang mengikuti turnamen ini diwajibkan untuk memainkan atau mengikutsertakan minimal tiga orang pemain di bawah usia 23 tahun, atau kisaran kelahiran pada tahun 1996. Maka dari itu, bahwa turnamen kali ini sebagai ajang seleksi untuk mencari bibit-bibit muda yang berbakat yang nantinya akan diikutsertakan pada kompetisi di level U-23 tersebut. 

"Saya berharap banyak kepada jajaran pengurus cabang olahraga sepakbola Ketapang agar terus berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menindaklanjuti kegiatan ini dengan program-program lain yang akan menyinambungkan proses pembinaan bibit-bibit sepakbola yang potensial yang lahir dari kejuaraan ini," pesannya.

Martin juga berharap, dengan proses pembibitan dan peningkatan prestasi olahraga yang terukur dan berkesinambungan, prestasi persepakbolaan di Ketapang akan dapat terus mengalami perbaikan. Kepada seluruh peserta tim untuk dapat menampilkan dan menunjukkan permainan terbaik.

Hindari diri dari upaya untuk berbuat kecurangan selama mengikuti pertandingan hanya demi meraih sebuah kemenangan. 

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved