Gawai Dayak di Sanggau, Ada Lomba Tangkap Babi Sita Perhatian Warga

Berbagai perlombaan digelar panitia dihari kedua gawai dayak nosu minu podi ke-XV Kabupaten Sanggau di rumah Betang Raya Dori Mpulor

Gawai Dayak di Sanggau, Ada Lomba Tangkap Babi Sita Perhatian Warga
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Wabup Sanggau Yohanes Ontot dan Dandim 1204/Sanggau saat menyaksikan lomba tangkap babi di kompleks rumah betang raya dori mpulor Sanggau, Senin (8/7/2019). 

Gawai Dayak di Sanggau, Ada Lomba Tangkap Babi Sita Perhatian Warga

SANGGAU - Berbagai perlombaan digelar panitia dihari kedua gawai dayak nosu minu podi ke-XV Kabupaten Sanggau di rumah Betang Raya Dori Mpulor Sanggau, Senin (8/7/2019).

Kegiatan lomba tersebut diikuti masing-masing utusan dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan se-Kabupaten Sanggau.

Adapun perlombaan yang digelar diantaranya, lomba menangkap babi,
lomba pahat patung, lomba sape, numbuk padi, tatto, busana abang ayong, perisai, mengayam manik, pangkak dan bedarok gasing dan malam harinya digelar lomba domamang domia.

Wakil Ketua Panitia gawai dayak nosu minu podi ke-XV, Urbanus SSos menyampaikan dihari kedua gawai dayak ini berjalan aman dan lancar. Dan masyarakat pun sangat antusias datang ke rumah betang untuk menyaksikan berbagai perlombaan.

Baca: Singkawang Dibangun SPN, Sutarmidji Harap Ada Peningkatan SDM Polri asal Kalbar

Baca: Komisi II DPRD Sekadau Rapat Dengar Pendapat Bersama PLN

Baca: Tekan Angka Penderita HIV AIDS, Dinas Kesehatan Ketapang Gencar Lakukan Kegiatan Antisipasi

"Yang istimewanya juga kontingen tiap kecamatan menerima tamu rombongan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau serta pejabat lainya. Mereka mempersiapkan makanan khas kecamatan nya masing-masing yang disajikan untuk tamu, "ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Sanggau itu menambahkan dari pengamatan dirinya, perlombaan nangkap babi menyita perhatian pengunjung rumah betang raya dori mpulor.

"Semua kecamatan mengutus perwakilanya untuk lomba menangkap babi. Dan babi tersebut diberikan oleh panitia sebagai hadiah bagi yang berhasil menangkapnya, "ujarnya.

Sekretaris DAD Sanggau itu, digelarnya lomba menangkap babi tersebut memiliki makna tersendiri, karena gawai dayak ini tidak lepas dari masakan khas yaitu daging babi. "Makanya kita gelar perlombaan nangkap babi, "ujarnya.

Pantauan Tribun, masyarakat memadati areal tempat berlangsungnya lomba menangkap babi di kompleks rumah betang. Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan dan beberapa Kepala OPD Sanggau tampak hadir menyaksikan lomba nangkap babi.

Panitia menyediakan beberapa ekor babi yang dilepas didalam kandang yang berukuran cukup besar. Dan kemudian babi tersebut diberi minyak goreng begitu juga peserta lomba juga diberikan minyak goreng, sehingga butuh skil yang baik untuk berhasil menangkapnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved