Warga Penerima PKH di Sambas Memilih Mundur dari Program, Fasilitator Pendamping Beri Apresiasi

"Sangat bahagia karena sangat jarang KPM PKH yang sadar untuk mengundurkan diri padahal dia sudah mampu," ujarnya, Senin (1/7/2019).

Warga Penerima PKH di Sambas Memilih Mundur dari Program, Fasilitator Pendamping Beri Apresiasi
ISTIMEWA
Kamelia Anggota Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Kemensos yang telah mengajukan untuk mengundurkan diri.   

Warga Penerima PKH di Sambas Memilih Mundur dari Program, Fasilitator Pendamping Beri Apresiasi

SAMBAS - Fasilitator pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Pipit Teja, Riko Saputra mengaku mengapresiasi dan sangat bahagia mendengar kabar bahwa ada satu dintara beberapa KPM PKH yang ia  dampingi secara sukarela dan siap mengundurkan diri dari kepesertaan.

"Sangat bahagia karena sangat jarang KPM PKH yang sadar untuk mengundurkan diri padahal dia sudah mampu," ujarnya, Senin (1/7/2019).

Riko menjelaskan, Kamelia sebelumnya merupakan ketua kelomopok PKH Desa Pipit Teja yang sangat aktif mengajak peserta lain ketika ada pertemuan maupun menyarankan inovasi-inovasi terkait PKH.

Baca: Penerima Program PKH Kemensos di Sambas Mundur, Camat Teluk Keramat Sebut Bisa Jadi Contoh Baik

Baca: Mantan Bupati Juliarti Tidak Maju Pilkada Sambas 2020

"Ibunya sangat aktif dan sangat patut untuk dicontoh KPM lain tertutama jiwa berwirausahanya" tegas Riko.

Sementara itu, Koordiantor PKH Kecamatan Teluk Keramat, Muhammad Yamin mengatakan sejak tahun 2013 sampai 2019 memang sudah seharusnya KPM PKH yang ekonominya sudah membaik dengan penuh kesadaran untuk mengundurkan diri secara mandiri seperti yang dilakukan Kamelia.

Menurutnya, apa yang di lakukan Kamelia itu nantinya bisa sebagai contoh untuk KPM yang lain di Kecamatan Teluk Keramat.

"Ini menjadi contoh untuk yang lain, kami selaku pemdamping juga selalu mendorong KPM agar graduasi mandiri dan bagaimana menyadarkan KPM PKH yang terbilang mampu agar mau mengundurkan diri dari PKH," tuturnya. 

Baca: Ratusan Orang Ikuti Festival dan Lomba Burung Berkicau Polres Sambas

Baca: Ketua DPC Nasdem Sambas: Nasdem Persiapkan Diri Hadapi Pilkada Serentak Tahun Depan

Ia menjelaskan, saat ini jumlah  KPM PKH di Teluk Keramat terdaftar sebanyak 1.181 KPM. Dan ada beberapa yang sudah bisa dilakukan graduasi dan mudah-mudahan bisa dilakukan graduasi secara mandiri seperti Ibu Kamelia.

"Terdapat beberapa sasaran KPM yang kedepannya akan kita dorong untuk melakukan graduasi", tegasnya.

Dia juga menghimbau dalam melakukan graduasi. Pihaknya menginginkan supaya KPM sadar jika sudah merasa mampu maka selalu bekoordinasi dengan berbagai pihak terutama dengan pemerintah desa masing-masing.

"Kita juga berharap nantinya bersama-sama dalam mendorong dan memantau kondisi kesejahteraan KPM supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran," pungkasnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved