Breaking News:

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Berang Pemerintah Rencanakan Pelarangan Kratom

Daniel mengatakan, jika dirinya telah menyampaikan kepada menteri yang bersangkutan agar mengkaji daun kratom.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tanaman Kratom (Mitragyna speciosa Korth). 

Lantas, hal inipun memantik perhatian seorang peneliti sekaligus dokter muda di Kapuas Hulu, dr Gagat Adiyasa untuk menelisik lebih jauh tentang daun ini.

Berikut hasil penelusurannya, lewat tulisan yang dikirim kepada www.tribunpontianak.co.id, Rabu (21/03/2018) :

"Kepopuleran daun kratom atau daun purik melambung tinggi karena harga jual yang merangkak tinggi. Banyak warga mulai menanam dan memperjual belikan daun kratom dikarenakan nilai ekonomisnya yang menguntungkan.

Kratom (Mitragyna speciosa Korth) merupakan tanaman tropis yang yang berasal dari asia tenggara (muang thai, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filiphina) dan papua nugini.

Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman obat herbal untuk mengobati beberapa penyakit seperti diare, pereda nyeri, batuk, darah tinggi, dan lemah syahwat.  

Kratom juga biasa digunakan untuk mengatasi kelelahan dan meningkatkan semangat kerja.

Kratom dapat dengan mudah kita jumpai di masyarakat dan diperjual belikan secara online.

Saat ini juga, penggunaan kratom sudah sangat menyebar luas di kalangan masyarakat.

Penggunaan kratom di masyarakat biasanya digunakan dengan cara mengunyah daun kratom beberapa helai setiap hari.

Ada juga yang menggunakan daun kratom dengan cara membuatnya menjadi serbuk atau bahkan diseduh sebagai teh herbal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved