Sekolah Batas Negeri Targetkan Daerah Entikong Jadi Sasaran Project Tahun Ini

"Apapun kita mendorong mereka untuk bisa semakin masif untuk membuat gerakan disana, " ucapnya.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Suasana Seminar dan Talkshow Sekola Batas Negeri di Aula Rektoran Universitas Tanjungpura, Minggu (30/6/2019). 

Sekolah Batas Negeri Targetkan Daerah Entikong Jadi Sasara Project Tahun Ini

PONTIANAK - Sekolah Batas Negeri gelar Roadshow ke tiga perguruan tinggi yaitu di IAIN Pontianak, IKIP PGRI Pontianak, dan Universitas Tanjungpura.

Pada hari ini sedang berlangsung Seminar dan Talkshow bertemakan "Strategi dan Model Kolaborasi Program Pembangunan di Kawasan Perbatasan Kalimantan Barat, di Aula Rektorat Universitas Tanjungpura, minggu (30/6/2019).

Aidil Andani (22) selaku inisator dan Project Sekolah Batas Negeri (SBN) mengatakan fungsi dari poject ini adalah untuk memberikan literasi dan sosialisasi dan promosi bahwa masyarakat di Kalbar sedang menghadapi masalah bersama di perbatasan tepatnya di bidang pendidikan dan bidang ekonomi.

Ia mengatakan di daerah perbatasan perlu ekonomi berskala besar yang bisa mendorong perekonomian yang bisa tumbuh . Sejauh ini daerah perbatasan masih tertinggal karena tidak ada ekonomi dengan skala besar di sana.

Baca: Sekolah Batas Negeri Gelar Seminar dan Talkshow, Bahas Strategi Pembangunan Kawasan di Kalbar

Baca: Sekolah Batas Negeri Gelar Seminar dan Talkshow di Universitas Tanjungpura

Kemudian pendidikan sebagai akar masih banyak kekurangan dalam hal guru, fasilitas , dan sekolah, serta sarana dan prasana.

"Maka itulah kita mempromiskan kepada perguruan tinggi supaya gimana Perguruan tinggi sebagai stake holder punya peran untuk mengambil langkah yang bisa dikerjakan, ujarnya kepada Tribun Pontianak disela seminar dn Takshow Sekolah Batas Negeri di Ruang Rektorat, Untan, minggu (30/6/2019).

Entah itu melalui program mengirim mahasiswa untuk melakukan pemberdayaan disana atau melakukan penelitian disana.

"Apapun kita mendorong mereka untuk bisa semakin masif untuk membuat gerakan disana, " ucapnya.

Setelah roadshow SBN ada talkshow dan seminar ini fungsinya mengumpulkan stake holder dan NGO masyarakat dan terkahir nanti memyapa batas .itu kita melakukan workshop untuk guru dan pelajar SMP dan SMA.

"Sejauh ini kita masih fokus ke daerah Entikong. Karena Entikong relatif untuk mudah kita jangkau da kita bisa membantu guru disana karena memang kondisi mereka masih tertinggal," ujarnya.

Baca: Gerakan Sekolah Batas Negeri Gelar Workshop Untuk Relawan yang Akan Berangkat ke Entikong

Jadi tahun ini SBN prioritaskan di Entikong. Tapi untuk kedepan juga berlanjut di daerah lain dan tidak terbatasa hanya di Kalbar saja.

"Itu misi kita, sedangkan visi kita adalah untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat perbatasan dan menciptakan leader yang merupakan anak dari perbatasan," ujarnya.

Supaya anak disana punya potensi yang bisa di kembangkan , skill yang bisa di asah dan mereka mampu memimpin daerah mereka sendiri di kawasan perbatasan untuk seperti apa yang diingikan mereka kedepan.

Jadi kita harapakan volunteer yang bergabung yang sudah mencapai 30 orang, mereka tidak hanya kuliah di Pontianak. Tapi ketika mereka kembali ke daerah masing-masing mereka bisa kerjakan yang penting mereka bisa jadi leader .Kita harapkan mereka bisa menjadi pemimpin masa depan," tegasnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved