Pengasuh Bunuh Balita

Penyebab Arman Bunuh Balita 1,8 Tahun di Kapuas Hulu

Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko menyatakan, pengakuan pelaku pembunuh seorang balita berusia 1.8 tahun di Kecamatan Empanang

Penyebab Arman Bunuh Balita 1,8 Tahun di Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Kapolsek Sungai Tebelian, Iptu Siko Sesaria Putra 

Penyebab Arman Bunuh Balita 1.8 Tahun di Kapuas Hulu

KAPUAS HULU - Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko menyatakan, pengakuan pelaku pembunuh seorang balita berusia 1.8 tahun di Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu dikarenakan emosi. Dimana sudah dua hari merawat korban saat itu terkena diare. Sementara orangtua korban tidak peduli.

Menurut keterangan tersangka atau pelaku yaitu Arman, pada hari kejadian Rabu (19/6/2019) sekitar pukul 11.30 WIB, balita tersebut terus menerus menangis pada saat diasuh tersangka. Sehingga pelaku kesal dan akhirnya membaringkan korban di atas tikar, yang berada di lantai.

Baca: Tingkatkan Pengetahuan Anggotanya, DWP Gelar Sosialisasi Terkait 3 Kegiatan Utama

Baca: Zonasi dan Sistemnya, Apakah Solusi?

Baca: LIVE Catatan Demokrasi Kita TVOne, Vonis MK: Menunggu Keadilan! Ada Fadli Zon & Fahri Hamzah

"Pelaku langsung mengambil pisau dapur, dan menusukkan pada bagian perut dan bagian rahang korban. Dari keterangan tersangka setelah beberapa kali kami sidik, bahwa pelaku tidak melakukan pelecehan seksual atau pun menyetubuhi korban, pelaku membunuh korban hanya karena emosi," ujarnya kepada wartawan, Selasa (25/6/2019).

Kasat Reskrim menjelaskan, tersangka saat ini sudah ditahan di Polres Kapuas Hulu untuk proses hukum selanjutnya. "Pastinya tersangka terjerat pasal berlapis yaitu pasal 338 KUHP atau pasal 76C Jo pasal 80 undang - undang nomor 16 tahun 2016 Tentang perubahan atas Undang - Undang nomor 35 tahun 2014 Tentang perlindungan anak," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved