Residivis Curanmor Asal Sintang Kena Tembak

AKP Rully Robinson Pulii pun mengungkapkan pelaku telah empat kali keluar masuk penjara karena beragam kasus

Residivis Curanmor Asal Sintang Kena Tembak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak kembali mengamankan seorang spesialis curanmor. H (23) merupakan residivis yang sudah berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Saat ini berada di RS. Anton Soedjarwo, Senin (24/6). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak menangkap H (23) spesialis curanmor (pencurian kendaraan bermotor) yang bersembunyi di Senaning, Kabupaten Sintang. Dalam penangkapan itu, H terpaksa ditembak kedua kakinya lantaran mencoba kabur, Senin (24/6/2019) dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson menjelaskan, H ditangkap di kediamannya di Senaning Kabupaten Sintang dan langsung digiring ke Pontianak. Dalam catatan polisi, H sudah melakukan pencurian motor sebanyak empa kali.

"Tersangka belum lama keluar dari tahanan. Ia telah empat kali masuk penjara. Kalau berhasil mencuri, ia langsung membawa hasil curian itu ke kampungnya," kata Kasat, Senin (24/6/2019). Saat ini tersangka sudah dibawa ke UGD RS Anton Soedjarwo untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca: Penerimaan Siswa SDN Pontianak Mulai 1 Juli 2019, Ini dia Syaratnya

Baca: SD MIN 1 Teladan Pontianak Ramai Peminat, Ortu Rela Antre Sejak Subuh

AKP Rully Robinson Pulii menjelaskan, kejahatan terakhir yang dilakukan H pada 6 Juni 2019 lalu. Saat itu ia langsung kabur ke wilayah Kabupaten Sintang tempat asalnya bersama motor curiannya.

“Setelah kabur ke wilayah Kabupaten Sintang, di wilayah Polsek Senaning kami mendapatkan informasi bahwa Sabtu kemarin keberadaan motor yang dicuri pelaku ada di sana, dan tim Jatanras Polresta dibantu oleh Polsek setempat lalu membekuk tersangka pada Senin jam 2 dini hari,"ungkapnya.

Kasat Reskrim mengungkapkan tersangka sudah enam kali melakukan tindak pidana pencurian di wilayah Hukum Polda Kalbar. Dua kali di wilayah Polsek Pontianak Barat, tiga kali di wilayah Polsek Senaning Kabupaten Sintang, dan satu kali di wilayah Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Bahkan, AKP Rully Robinson Pulii pun mengungkapkan pelaku telah empat kali keluar masuk penjara karena beragam kasus. Tersangka juga pernah kabur dari tahananan di salah satu polsek di wilayah Hukum Polda Kalbar dan akhirnya berhasil ditangkap kembali.

“Atas perbuatannya, tersangka akan dikenai pasal 363 dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara,” terang Kasat.

Sementara itu, H saat ditemui di UGD RS Bhayangkara banyak berkilah. Ia mmeberi keterangan berbelit - belit sembari meringis kesakitan. Ia mengaku hanya membantu menjualkan motor yang ditawarkan oleh temannya. "Ikut teman aku jual motor, Jadi saya yang dituduh dia gitu, dia gak mau sendiri bah,"katanya sambil terlihat menahan sakit.

Sambil meringis kesakitan, ia pun mengaku pasrah. Sang istri yang saat ini tengah hamil 8 bulan anak pertamanya itupun juga menyuruhnya untuk pasrah dan mengakui kesalahannya.

"Istri udah tau, ya istri akupun bilang, kalau salah ya salah," tukasnya sambil meringis kesakitan.

Penulis: Ferryanto
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved