Masyarakat Antusias Ikuti Bakti Kesehatan Polda Kalbar

Ratusan masyarakat antusias mengikuti kegiatan Bakti Kesehatan yang dilaksanakan oleh jajaran Polda Kalbar. Mereka tampak hadir

Masyarakat Antusias Ikuti Bakti Kesehatan Polda Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/Syahroni
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melihat proses penyunatan seorang anak saat kegiatan Bakti Kesehatan Polda Kalbar 

Masyarakat Antusias Ikuti Bakti Kesehatan Polda Kalbar

PONTIANAK - Ratusan masyarakat antusias mengikuti kegiatan Bakti Kesehatan yang dilaksanakan oleh jajaran Polda Kalbar. Mereka tampak hadir sejak pagi hari menunggu giliran untuk pemeriksaan kesehatan, maupun sunatan massal yang dihelat.

Didalam ruangan yang berjejer tempat tidur tampak puluhan anak-anak terbaring sambil mendapatkan penanganan medis yang melakukan penyunatan.

Hiruk pikuk didalam ruangan Aula Sekolah Terpadu sangat terdengar ditelinga, raungan tangisan maupun teriakan anak-anak yang menjerit karena ketakutan saat akan dikhitan.

Sementara dibagian lainnya banyak pula masyarakat yang mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, selain itu ada pula yang mengantre untuk mendonorkan darah mereka.

Baca: BAN PT Pusat Melalui LLDIKTI Gelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 untuk PTS

Baca: Waspada! Hujan Deras Disertai Angin Kecang, Kilat dan Guntur Sedang Melanda Mempawah

Sedangkan pelayanan operasi celah bibir dan langit-langit dilangsungkan di Rumah Sakit Anton Sujarwo atau dikenal Rumah Sakit Bhayangkara.

Satu diantara peserta sunatan massal, Riyan (5,5) menuturkan kalau ia awalnya sempat takut untuk dikhitan namun orangtuanya mengajak.

"Tadi nangis takut lihat dipotong, sekarang udah nda terasa sakit," ucapnya lugu saat diwawancarai setelah dilakukan khitanan, Selasa (18/6/2019).

Ia merasa senang sudah dikhitan dan nanti tidak lagi disunat. Kemudian adanya pemberian bingkisan juga membuatnya senang.

Anak lainnya, Ikbal (6) menuturkan bahwa dirinya juga sempat takut, apalagi saat mendengar teriakan teman-teman lainnya menurut Ikbal sempat membuatmya mau pulang dan tidak ikut.

Namun setelah dirayu orangtuanya ia beranikan diri untuk disunat, "sekarang udah disunat, mau pulang lagi sama ayah," ucapnya dengan masih kelihatan takut.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved