Polisi dan TNI di Kapuas Hulu Gelar Apel Persiapan Pengamanan Sidang PHPU

Terus melakukan deteksi dini dan kegiatan-kegiatan yang populis di titik-titik rawan secara politik dan sosial,

Polisi dan TNI di Kapuas Hulu Gelar Apel Persiapan Pengamanan Sidang PHPU
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo dan Kasdim 1026 Putussibau, saat memimpin apelĀ konsolidasi operasi ketupat 2019, danĀ  pengaman sidnag perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), di Halaman Mapolres Kapuas Hulu, Kamis (13/6/2019). 

Polisi dan TNI di Kapuas Hulu Gelar Apel Persiapan Pengamanan Sidang PHPU

KAPUAS HULU - Dalam rangka menjelang sidang perselisihan hasil Pemilu tahun 2019, di Mahkamah Konstitusi (MK), Polres Kapuas Hulu dan Kodim 1206 Putussibau telah melaksanakan apel konsolidasi operasi ketupat 2019, dan  pengaman sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), di Halaman Mapolres Kapuas Hulu, Kamis (13/6/2019).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo, dan Kasdim 1206 Putussibau, yang dihadiri Staf Ahli Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu Bung Tomo, perwakilan Batalyon RK 644 Walet Sakti, dan para tamu undangan lainnya.

Dalam apel ini Kapolres Kapuas Hulu membacakan amanat Kapolda Kalbar. Dimana menyampaikan, tujuan dilaksanakan Apel ini adalah, untuk mengevaluasi kegiatan Operasi Ketupat Kapuas 2019 yang sudah berlangsung mulai Rabu dini hari pada tanggal 29 mei 2019 yang lalu. 

Baca: Terapkan Tertib Ukur, Norasari Imbau Lakukan Tera atua Ter Ulang Bagi SPBU dan Pedagang

Baca: Kubu Raya Bak Miniatur Indonesia, Sujiwo Berniat Bangun Kawasan Khusus Seni dan Budaya

"Berdasarkan hasil Analisis data dari Biro Operasi POLDA KALBAR per tanggal11 juni 2019, perbandingan Operasi Ketupat Kapuas 2018 dan 2019 untuk 4 jenis kejahatan secara umum kita telah berhasil menurunkan angka kejahatan dari 111 kasus di tahun 2018 dapat ditekan menjadi 71 kasus di tahun 2019," ujarnya.

Keberhasilan juga di wujudkan dengan kelancaran arus mudik dan arus balik berkat pola strategi yang tepat dalam manajemenreakayasa lalu lintas, serta aspek keselamatan berlalulintas berupa penurunan angka kecelakaan Lalu Lintas Secara Nasional mencapao 65 persen, yang semula pada tahun 2018 terjadi kecelakaan lalu Lintas Sebanyak1.492 Kejadian, di tahun 2019 turun menjadi 529 kejadian. 

"Untuk di Kalimantan Barat penurunan angka kecelakaan Lalu Lintas memcapai 50 persen, dimana pada tahun 2018 jumlah kejadian Laka Lantas sebanyak 14 Kejadian dan di tahun 2018 turun menjadi 7 kejadian," ucapnya.

Terkait menjelang dilaksanakannya sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019, jelas Handoyo harus disikapi bersama dengan mengambil langkah-langkah antisipasi penanggulangan, serta kesiapan aspek pengamanan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan bangsa dan negara, khususnya, di wilayah Kalbar.

"Kita telah melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung kesiapan pengamanan, pembentukan dan pelatihan pleton dan Kompi Pengendalian Massa (Dalmas) sebanyak 707 personel, yang terbagi dalam 5 Kompi, guna pengamanan di Kantor KPI, Gudang KPU, dan Kantor Bawaslu. Terus melakukan deteksi dini dan kegiatan-kegiatan yang populis di titik-titik rawan secara politik dan sosial, serta bersinergi dengan demua stake holders terkait," ujarnya.

Dengan Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi bersama untuk negara, menjaga Kalbar yang sudah damai dan rukun, Kalbar yang toleran dan Kalbar yang kondusif sehingga pembangunan bisa berjalan, program pemerintah bisa terlaksana. "Harapan masyarakat yang menginginkan Kalbar yang maju dan semakin berkibar dapat terwujud," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved