Kepala Keponakan Dijadikan Persembahan Ritual, Seorang Pria Ditangkap

'Choru' adalah istilah lokal yang ditawarkan kepada dewa untuk panen sebelum dimulainya musim tanam baru.

Kepala Keponakan Dijadikan Persembahan Ritual, Seorang Pria Ditangkap
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi Ritual 

Sebelumnya, polisi Odisha telah mengklaim keberhasilan dalam menyelesaikan kasus serupa.

Kasus itu berkaitan dengan seorang bocah lelaki berusia sembilan tahun yang kepalanya dipenggal dari dasar sungai di distrik Bolangir.

Dilansir India Today, polisi mengatakan bahwa korban dibunuh oleh saudara lelakinya dan pamannya sebagai persembahan kepada Dewi Durga.

Menurut kepercayaan setempat, Dewi Durga diyakini dapat mengabulkan keinginan seseorang.

"Kami memulai penyelidikan yang mengarah pada pengorbanan atas manusia. Selama interogasi, salah satu dari dua terdakwa mengaku melakukan kejahatan tersebut," kata polisi sub-divisi, Titojagarh Saroj Mohapatra, dikutip Tribunnews dari India Today.

Baca: BPBD Sekadau Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Akibat Robohnya Jembatan di Desa Sebetung

Peristiwa itu terjadi pada 13 Oktober 2018 di desa Sundhimunda.

Kejadian tersebut berada di bawah yurisdiksi kantor polisi Sindehekela di distrik Bolangir.

Takhayul dan ilmu hitam bukanlah hal baru di bagian negara ini.

Kejadian serupa dilaporkan dari wilayah tersebut selama perayaan Durga Puja pada tahun 2017 silam.

Dalam banyak kasus, tantriks lokal (orang suci) bertanggung jawab untuk menghasut orang agar melakukan tindakan keji tersebut.

Di beberapa pedesaan Odisha, takhayul dan prasangka masih merajalela.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Demi Panen Melimpah, Pria India Penggal Kepala Keponakan dan Jadikan Persembahan

Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved