Jelang Lebaran, Ini Pesan Bupati Sintang Jarot Winarno Pada Masyarakat

Menurut Jarot, momentum perayaan Idul Fitri setiap tahunnya tentu berdampak pada aktivitas di Kabupaten Sintang yang sepi.

Jelang Lebaran, Ini Pesan Bupati Sintang Jarot Winarno Pada Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Bupati Sintang, Jarot Winarno 

Jelang Lebaran, Ini Pesan Bupati Sintang Jarot Winarno Pada Masyarakat

SINTANG - Hari ini sudah memasuki H-2 lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah, sebelum meninggalkan Kota Sintang untuk merayakan lebaran bersama keluarga di Kuala Lumpur, Malaysia, Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan beberapa pesan bagi masyarakat Kabupaten Sintang.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya dokter Jarot Winarno, Bupati Sintang atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah. Minal aidin wal faizin mohon maaf lahir batin," ujar Jarot, Senin (3/6/2019) pagi.

Baca: Dinas Sosial Imbau Masyarakat Jeli Terhadap Peminta Sumbangan Ilegal Selama Ramadan

Baca: Syafiudin: Memohon Maaf Penghapus Dosa Sesama Manusia

Menurut Jarot, momentum perayaan Idul Fitri setiap tahunnya tentu berdampak pada aktivitas di Kabupaten Sintang yang sepi.

Sebab sebagian masyarakat yang berdomisili di Kota Sintang juga berasal dari kecamatan dan ada juga yang berasal dari Kabupaten lain dan Provinsi lain.

"Jadi pesan saya yang meninggalkan rumahnya untuk berlebaran di tempat lain tolong betul-betul dijaga kediamannya. Paling tidak titip dengan tetangga, matikan peralatan-peralatan elektronik, pakai lampu seperlunya saja untuk menerangi yang di sebelah luar saja," pesan Jarot.

Kemudian lanjutnya untuk menghindari dari bahaya kebakaran. Sebab kebanyakan itu terjadi karena rumah kosong ditinggal penghuni. Selain itu, dirinya juga berpesan bagi yang akan mudik ke luar kota agar berhati-hati berkendara agar dapat berlebaran dengan keluarga dalam keadaan sehat walafiat.

"Gati-hati dalam berkendara agar selamat sampai tujuan buat yang meninggalkan Kota Sintang. Kalau untuk masyarakat yang lebaran di Kota Sintang sendiri, kita menjaga kekhidmatan dan keramaiannya, tentu saja tradisi bersilaturahim, kalau di sini terempoh mudah-mudahan tetap terjaga," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved