Kawasaki 'Setia' Pakai Karburator di KLX 150, Ternyata Karena Ini

Kawasaki hingga kini tidak memiliki niatan untuk menghentikan produksi dari KLX 150, termasuk juga dengan mengganti sistem pembakarannya menjadi injek

Kawasaki 'Setia' Pakai Karburator di KLX 150, Ternyata Karena Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Branch Manager Kawasaki Pontianak, Hery Yanto, berpose pamerkan Kawasaki KLX 150 Series di showroom Kawasaki Pontianak, Selasa (7/3/2017). 

Kawasaki 'Setia' Pakai Karburator di KLX 150, Ternyata Karena Ini

MESIN karburator tetap menjadi teknologi yang diandalkan Kawasaki pada sepeda motor trail andalannya, KLX 150

Kebijakan ini, berlawanan dengan rivalnya, Honda, yang menerapkan teknologi mesin injeksi pada trail 150 cc-nya, Honda CRF 150 L

Terkait hal tersebut, dilansir dari Kompas.com, Kawasaki ternyata punya alasan tersendiri. 

Padahal, saat PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) kembali meluncurkan motor terbaru di segmen motor offroad, mereka resmi memasarkan KLX 230 yang sudah dibekali dengan sistem pembakaran injeksi.

Baca: Teka Teki Suzuki DR 150, Motor Trail Suzuki yang Bisa Jadi Rival Baru Kawasaki KLX dan Honda CRF

Baca: Kawasaki W175 Bergaya Scrambler

Kentaro Takeshita, Division Head Marketing PT KMI, mengatakan, KLX 230 adalah versi upgrade dari KLX 150.

KLX 230 dijual dengan harga perkenalan hingga 30 Juni 2019.

Varian standar dibanderol Rp 39,9 juta (OTR Jakarta) dan varian special edition dibanderol Rp 42,3 juta (OTR Jakarta).

Sementara KLX 150 sendiri, masih mengandalkan karburator untuk sistem pembakarannya.

Kawasaki hingga kini tidak memiliki niatan untuk menghentikan produksi dari KLX 150, termasuk juga dengan mengganti sistem pembakarannya menjadi injeksi.

Baca: Tiga Daerah di Kalbar yang Paling Banyak Beli Honda CRF 150 L

Baca: Tren Super Moto Kian Populer, Penjualan Honda CRF 150 L di Pontianak Terbesar ke Dua

Menurut Takeshita, motor trail mereka yang satu itu masih ada pasarnya.

"Menurut hasil penelitian kami, konsumen KLX 150 masih senang menggunakan karburator, permintaannya masih ada. Selain karena mudah dimodifikasi, biaya perawatannya juga murah," jelas Takeshita, saat peluncuran KLX 230 di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019, Rabu (22/5/2019).

"Untuk injeksi, kami juga sudah mempelajarinya. Namun, masih lebih banyak permintaan untuk karburator. Jadi, kami belum akan menggantinya dengan injeksi." kata Takeshita menambahkan.

(Donny Dwisatryo Priyantoro)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Kawasaki Setia dengan Karburator untuk KLX 150", https://otomotif.kompas.com/read/2019/05/27/082200115/alasan-kawasaki-setia-dengan-karburator-untuk-klx-150.

Editor: Ishak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved