Pihak Pelaku Terima dan Sambut Baik Hasil Kesepakatan Diversi

Deni Amirudin menyambut baik dan menerina keputusan diversi yang melahirkan 3 point kesepakatan

Pihak Pelaku Terima dan Sambut Baik Hasil Kesepakatan Diversi
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
BREAKING NEWS: 3 Pelaku Pengeroyokan Audrey Jalani 'Hukuman', Keluarga Korban Beri 3 Syarat! 

Pihak Pelaku Terima dan Sambut Baik Hasil Kesepakatan Diversi

PONTIANAK - Dengan adanya kesepakatan diversi yang berlangsung pada Selasa (14/5) di pengadilan negeri Pontianak, kuasa hukum dari pihak pelaku yakni Deni Amirudin menyambut baik dan menerima keputusan diversi yang melahirkan 3 point kesepakatan.

"Hasip diversi yang berlangsung tadi disepakati 3 point, dan pihak kami menerima dan menyambut baik sekali adanya kesepakatan diversi ini, artinya perkara ini tidak diputuskan dalam pengadilan, walaupun ini diversi yang ketiga dan alhamdulillah berhasil, mungkin ini berkah ramadan," ujarnya.

Ia juga mengatakan, saat ini situasi sudah menjadi teduh dengan adanya kata kesepakatan bersama. Selain itu, kata dia, rekomendasi dari Bapas juga akan dijalankan.

"Secepatnya kami akan melaksanakan apa yang telah disepakati tadi. Seperti silaturrahmi, mungkin nanti kita akan laksanakan buka puasa bersama. Kita juga bawa mereka ini, dan akan kita atur waktunya secepat mungkin sebelum 23 Mei nanti," jelasnya.

Baca: Ngaku Kenal Lama Habib Rizieq Shihab & Yusuf Martak, Wiranto Minta Sadar dan Kembali Ke Jalan Benar

Baca: BABAK Baru Kasus Audrey, Ada Sanksi dan Tiga Poin yang Harus Segera Dilaksanakan Pihak Pelaku

Baca: BREAKING NEWS: 3 Pelaku Pengeroyokan Audrey Jalani Hukuman, Keluarga Korban Beri 3 Syarat!

Ia juga menjelaskan, bahwa sanksi sosial yang akan diterima oleh para pelaku dari rekomendasi Bapas, berupa kerja sosial selama 3 jam per hari selama 3 bulan. Para pelaku akan bekerja melayani masyarakat selama menjalani sanksi sosial.

"Jadi mereka bukan masuk dalam lapas, tapi membantu bekerja disana. Misalkan oulang sekolah mereka kesana nanti bekerja selama tiga jam, dan selama tiga bulan. Kalau nyatanya mereka nanti tidak mengindahkan apa yang diperintahkan, maka Bapas boleh menambah masa sanksi sosialnya," katanya.

Deni juga mengapresiasi sekali diversi yang berlangsung tadi. Dimana menurut dia, hal tersebut merupakan perkembangan pembangunan bidang hukum yang maju.

"Jadi masyarakat juga tahu apa itu diversi. Dan masyarakat juga tahu proses pidana anak itu tidak sama dengan pidana umum," pungkasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved