Pemkab Sekadau Gelar Safari Ramadan di Nanga Koman

Pemerintah daerah Kabupaten Sekadau menggelar safari ramadan di Desa Nanga Koman, Kecamatan Nanga Taman

Tayang:
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK/Try Juliansyah
Pemerintah daerah Kabupaten Sekadau menggelar safari ramadan di Desa Nanga Koman, Kecamatan Nanga Taman, Senin (13/5). 

Pemkab Sekadau Gelar Safari Ramadan di Nanga Koman

SEKADAU - Pemerintah daerah Kabupaten Sekadau menggelar safari ramadan di Desa Nanga Koman, Kecamatan Nanga Taman, Senin (13/5). Safari ramadan yang dilakukan pemkab merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya di kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Sekadau.

Bupati Sekadau, Rupinus mengapresiasi masyarakat yang membuat permohonan untuk melaksanakan safari ramadan di Nanga Koman.

"Safari ramadan ke Nanga Koman merupakan permintaan dari masyarakat, maka pada momentum ini mari saling mengingatkan serta meningkatkan toleransi. Karena Di Sekadau toleransinya luar biasa dan ini harus dipertahankan," ujar Bupati.

Baca: BPOM dan Pemkab Kapuas Hulu Awasi Makanan Buka Puasa di Putussibau

Baca: Ngaku Kenal Lama Habib Rizieq Shihab & Yusuf Martak, Wiranto Minta Sadar dan Kembali Ke Jalan Benar

Baca: BABAK Baru Kasus Audrey, Ada Sanksi dan Tiga Poin yang Harus Segera Dilaksanakan Pihak Pelaku

Ia mengatakan, Pemkab juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. "Walaupun tidak besar kami berharap bantuan yang diberikan itu bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah," tuturnya

Menghadapi lebaran ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu berlebih-lebihan berbelanja. "Rencanakan dengan sebaik mungkin sesuai kebutuhan, tidak perlu berlebihan," pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dan toleransi antar sesama dan antar pemeluk agama lainnya.

"Mari bersama-sama jaga kondusivitas daerah masing-masing. Jangan terpancing isu-isu yang tidak jelas kebenarannya," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved