Antusias Masyarakat pada Pasar Murah Tinggi, Ini Penjelasan Fransiska Sari

Dari beberapa daerah yang sudah kami lakukan operasi pasar murah, masyarakat disini lebih ramai yang datang

Antusias Masyarakat pada Pasar Murah Tinggi, Ini Penjelasan Fransiska Sari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Pasar murah sembako dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Koperasi, UKM dan Perdangangan Kabupaten Sekadau di Komplek Pasar Baru Jl Panglima Naga Sekadau Hilir, Selasa (14/5/2019) 

Antusias Masyarakat pada Pasar Murah Tinggi, Ini Penjelasan Fransiska Sari

SEKADAU - Kasi Barang Pokok dan Barang Penting dan Bina Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Fransiska Sari Wahyuni menilai antusiasme masyarakat Sekadau begitu ramai mendatangi operasi pasar murah tersebut.

Bahkan, masyarakat yang datang harus berdesakan hingga dorong-dorongan di Pasar murah tersebut.

"Dari beberapa daerah yang sudah kami lakukan operasi pasar murah, masyarakat disini lebih ramai yang datang," ujar Fransiska 

Ia mengatakan total barang yang disediakan diantaranya, beras, gula, minyak goreng, tepung terigu dan lain sebagainya. Fransiska mengatakan, stok yang disiapkan pihaknya lebih dari satu ton dan ada yang satu ton lebih.

Baca: Edi Kamtono Tegaskan Meriam Karbit Acara Tahunan Pemkot

Baca: Muda Mahendrawan Optimis Desa Sungai Menang Wakili Kabupaten Kubu Raya di Tingkat Provinsi

"Kami batasi untuk pembelian dari masyarakat, maksimal per item lima. Kami utamakan masyarakat yang membeli sedikit agar rata yang mendapatkan barang," katanya.

Fransiska berharap, operasi pasar murah yang dilakukan tersebut dapat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi hari raya idul fitri. Sehingga, kata dia, masyarakat bisa mendapatkan sembako murah.

"Untuk pelaksanaannya tergantung dari pemprov, kalau memungkin bisa saja ditambah. Karena, ada juga kami membawa banyak tapi masyarakatnya kurang, dan masih banyak barang tersisa," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved