Raih Suara Tertinggi DPD RI, Christiandy Dorong Peningkatan APBD dan Pemekaran

Peraih suara tertinggi DPD RI Dapil Kalbar, Christiandy Sanjaya mengungkapkan jika dirinya bersama Anggota DPD RI terpilih lainnya

Raih Suara Tertinggi DPD RI, Christiandy Dorong Peningkatan APBD dan Pemekaran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Mantan Wagub Kalbar dua periode, Christiandy Sanjaya 

Raih Suara Tertinggi DPD RI, Christiandy Dorong Peningkatan APBD dan Pemekaran

PONTIANAK - Peraih suara tertinggi DPD RI Dapil Kalbar, Christiandy Sanjaya mengungkapkan jika dirinya bersama Anggota DPD RI terpilih lainnya akan mendorong agar APBN dapat mengucur ke Kalbar agar pembangunan terus meningkat termasuk dengan menggodok Pemekaran yang pernah diajukan.

Ia pun menghaturkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Kalbar, serta untuk terus mendukung agar didalam pelaksanaan tugas bisa efektif dan bersama mengajak stake holder untuk membangun Kalbar.

"Pengalaman kita memang merasakan dana pembangunan di Kalbar sangat minim, APBD Provinsi baru Rp. 5 T, dengan dipusat bersama anggota DPD RI lainnya dan DPR RI mungkin akan bisa banyak berbuat agar APBN banyak meluncur di Kalbar," tuturnya, Minggu (12/05/2019)

Terlebih, kata dia, Presiden Jokowi fokus dalam pembangunan seperti perbatasan dan jalan di Kalbar.

Baca: Asrama Mahasiswi Kabupaten Sambas Muare Ulakkan Kembali Bersafari Untuk Masyarakat Cepala

Baca: Mencari Tempat Kursus Bahasa Inggris di Pontianak

Baca: Tim dari Mabes Polri lakukan Penilaian ke Satker Polda Kalbar

"Kemudian yang diharapkan kedepan ialah tol, dan kereta api agar bisa dikawal sehingga infrastruktur bisa lebih baik dan jalan yang ada mendapat perhatian sesuai mekanisme penganggaran yang ada," tuturnya.

Untuk segi pemekaran, Mantan Wagub Kalbar dua periode ini pun mengungkapkan jika pihaknya telah menyerahkan grand desain saat masih menjadi eksekutif.

"Sebenarnya untuk kaitan pemekaran sudah dari 2010 jaman kami (Cornelis-Christiandy, red) sudah menyerahkan grand desain ke pemerintah pusat. Bahkan di Kalbar dimekarkan menjadi 3 Provinsi dan 25 Kabupaten Kota," terangnya.

Namun, lanjutnya, semua harus bertahap dan mulai dari pemekaran Kecamatan, Kabupaten hingga ke Provinsi.

"Kita ini terlalu luas, tentu kita sangat mendukung adanya pemekaran, maka kita perjuangkan sama-sama karena inikan sudah kewenangan di Pemerintah Pusat," jelasnya.

Lebih lanjut, dengan berbagai etnis yang mewakili Kalbar dilembaga DPD RI diharapkannya menjadi pererat untuk membangun sinergitas guna membangun Kalbar.

"Keberagaman inilah contoh kita di Kalbar seperti wujud dari NKRI, saya harapkan ini menjadi modal yang baik, namun dalam pembangunan tentunya kita bukan berdasarkan unsur etnik, tapi ini menjadi wujud kebersamaan berbagai stake holder dan golongan untuk membangun Kalbar yang kita cintai ini," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved