Pilpres 2019
Serang SBY, Kivlan Zein Sebut Juniornya Itu Licik dan Ingin Jegal Prabowo Jadi Capres Pilpres 2019
Saya tahu sifatnya mereka ini saling bersaing antara Prabowo dan SBY. Dia tak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden, dia ingin dirinya sendiri
Penulis: Rihard Nelson Silaban | Editor: Rihard Nelson Silaban
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan, tindakannya ini bukan merupakan gerakan makar.
Tapi, lebih kepada people power menuntut keadilan ke Bawaslu untuk mendiskualifikasi Jokowi-Ma'ruf sebagai peserta Pilpres 2019.
"Ini bukti nyata people power walaupun belum banyak ini lah bentuk people power yang sesungguhnya, bukan people power untuk makar," ucap Eggi.
Baca: Pemungutan Pajak Daerah di Kubu Raya Gunakan Alat Perekam Data, Optimalkan Penerimaan Daerah
Baca: Info Terbaru THR PNS dan Pensiunan Idul Fitri 1440 H, Ini Jadwal Libur Lebaran PNS Tahun 2019
Baca: Tak Disiarkan RCTI! Link Live Streaming Chelsea Vs Frankfurt, Skor Akhir, Prediksi dan Head to Head
Geruduk Bawaslu
Massa yang mengatasnamakan Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak) mengelar aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa yang mayoritas menggunakan baju putih terlihat bergerombol didepan Bawaslu sambil sesekali berorasi tanpa pengeras suara.
Mereka terlihat membawa bendera kuning dan menyerukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) curang terhadap Pemilu Presiden 2019.
Massa Gerak pun nampak mencoba masuk ke dalam gedung Bawaslu.
Namun, pihak kepolisian menghadang massa di pintu gerbang Bawaslu.
Di tengah aksi dorong-dorongan massa dengan polisi, nampak Kivlan Zen bersama Eggi Sudjana muncul dan mencoba masuk ke gedung Bawaslu.
"Permisi, permisi, Jenderal Kivlan Zen mau lewat," ucap salah satu pendampingnya.
Mereka bedua, tak sepatah katapun memberikan peryataan terkait kedatanganya ke Bawaslu.
Meraka langsung bergegas ingin masuk ke dalam Gedung Bawaslu.
Baca: Dua Siswi SMAN 1 Pontianak Sulap Kerajinan Kain Tenun Dayak Iban Menjadi Berbagai Kreativitas Unik
Sekelompok orang yang mengatasnamakan Ikatan Keluarga Besar UI melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019). Dalam aksinya tersebut, mereka menuntut kepada KPU dan Bawaslu untuk bertanggung jawab atas keutuhan NKRI. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)
Namun pihak kepolisian tidak mengizinkannya dan massa untuk dapat masuk ke dalam gedung Bawaslu.
"Jika saudara memiliki surat ijin untuk melakukan aksi silahkan berikan ke kami nanti kami amankan, jika tidak ada mohon maaf saudara sekalian untuk tidak berada disini karena mengganggu pengguna jalan lainnya," kata salah seorang anggota polisi melalui pengeras suara.
Polisi pun membunyikan sirinenya guna membubarkan massa yang daritadi nampak membuat cukup kemacetan di sekitar jalan MH Thamrin. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kivlan Zen: SBY Licik, Tak Mau Prabowo Jadi Presiden
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia