Incar Makanan yang Tak Sehat, Pemkot Pontianak Sidak Lima Pasar Modern

Wali Kota mengatakan setiap elemen baik pemerintah dan dinas terkait serta masyarakat harus bersatu padu dalam meningkatkan pengawasan makanan

Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK/YOUTUBE
Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak Sidak Produk di Supermarket Kaisar 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Wali Kota Pontianak Edi R Kamtono mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap makanan yang akan dikonsumsi.

"Waspada dengan apa yang akan kita konsumi, tidak lain untuk menjaga kesehatan kita sendiri," kata Wali Kota Edi R Kamtono menanggapi Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan Dinas Koperasi Usaha Mikro (Diskumdag) ke sejumlah toko modern di Kota Pontianak, Senin (6/5/2019).

Wali Kota mengatakan setiap elemen baik pemerintah dan dinas terkait serta masyarakat harus bersatu padu dalam meningkatkan pengawasan makanan dan lainya, terutama di pasar-pasar modern.

"Saya ingin bagaimanana masyarakat Kota Pontianak terhindar dari makanan yang berbahaya, agar kita semua tetap sehat," katanya.

Baca: Wali Kota Pontianak Sampaikan LKPJ 2018, Dewan Langsung Bentuk Pansus Uji

Baca: Reserse Narkoba Kalbar Tembak Mati Bandar Sabu

Untuk itu Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga meminta para pelaku usaha untuk taat akan aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya Sidak yang dilakukan Dinas Koperasi Usaha Mikro (Diskumdag) adalah upaya rutin untuk menertibkan para pelaku usaha agar mentaati aturan.

"Saya rasa para pengusaha yang melakukan jual beli makanan di Kota Pontianak baik supermarket, minimarket, warung dan sebagainya seharusnya sudah mengetahui apa yang harus dijual," tukas Edi.

Ia mengimbau supermarket, minimarket dan toko lainnya harus menjual makanan yang sehat dan layak. Makanan yang sehat, memenuhi standar dan layak konsumsi itulah yang harus dijual.

"Makanan dijual tentu yang belum kedaluarsa, kita minta para penjual harus taat aturan jangan sampai menjual makanan kadaluarsa," tandasnya.

Edi juga meminta para konsumen teliti jangan sampai mengambil atau membeli makanan tidak layak konsumsi, karena apa yang dimakan adalah berkaitan dengan kesehatan.

"Dilakukannya sidak ini bertujuan untuk melihat apakah makanan yang dijual para pedagang untuk masyarakat ini sehat atau tidak mengandung bahan yang berbahaya," tegasnya.

Menurutnya apabila pengusaha tidak taat aturan dan melanggar aturan maka akan ada tindakan tegas dari pemerintah.

Sementara itu, ada lima supermarket atau pasar modern didatangi Pegawai Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag). Lima pasar modern yang dilakukan inspeksi mendadak (Sidak) adalah Kaisar, Harum Manis, Carrefour, Mitra Anda, dan Hypermart.

Kepala Diskumdag, Haryadi S Triwibowo menjelaskan ini adalah kegiatan rutin dalam rangka monitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap barang-barang beredar, baik produk dalam negeri maupun produk luar negeri.

"Kita pertama kali masuk ke supermarket Kaisar ini adalah bagian dari monitoring berkala yang kita lakukan," ucap Haryadi.

Dalam sidak yang dilakukan kali ini, Haryadi menegaskan tidak ada pelanggaran yang ditemukan dari supermarket. Ia bersyukur bahwa para pelaku usaha yang didatangi pihalnya lantara telah mentaati segala aturan dan himbauan yang dikeluarkan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved