Advetorial

Hadiri Ranham BPJS Kesehatan Tak Mau Lewati Kesempatan Sosialisasikan Program JKN-KIS

BPJS Kesehatan Pontianak mensosialisasikan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS)

Hadiri Ranham BPJS Kesehatan Tak Mau Lewati Kesempatan Sosialisasikan Program JKN-KIS
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Peserta Ranham Kota Pontianak 

Hadiri Ranham BPJS Kesehatan Tak Mau Lewati Kesempatan Sosialisasikan Program JKN-KIS 

PONTIANAKBPJS Kesehatan Pontianak mensosialisasikan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) dihadapan perwakilan masyarakat dan pegawai pemerintahan di lingkugan Pemerintah Kota Pontianak pada hari Jum’at (26/4).

Kegiatan Sosialisasi dilaksanakan dalam rangka Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (Ranham) yang diusung oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pontianak.

Menurut staf ahli bidang Sumber Daya Manusia dan Pemerintahan Setda Kota Pontianak Aswin Taufik, kegiatan Ranham ini merupakan acuan pemerintah daerah dalam melaksanakan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

Untuk memaksimalkan kegiatan, sosialisasi ini juga dihadiri Narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak serta perwakilan dari Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pontianak.

Baca: Coffe Caramel, Sajian Istimewa The Gade Coffe and Gold Pontianak, Harganya Segini Brad!

Baca: Hasil Autopsi Jenazah Siswi SMP Sanggau Korban Pembunuhan, Tim Forensik Temukan Banyak Kejanggalan

Baca: RM Laras di Jalan Gajah Mada Sanggau Sediakan Aneka Menu Makanan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidig Handanu Widoyono mengatakan, permasalahan pelayanan kesehatan ini menjadi perhatian bersama yang harus terus diperbaiki dan dikoordinasikan agar terwujudnya Indonesia Sehat sesuai dengan visi dan misi pemerintah.

“Dalam mewujudkan Indonesia Sehat atau derajat kesehatan yang tinggi, didalamnya terdapat beberapa unsur yang dapat mendukung pertama adalah Paradigma Sehat yaitu pola pikir masyarakat yang memandang kesehatan harus dijaga bukan hanya mengobati namun masyarakat harus mampu menjaga kesehatan. Kedua adalah Penguatan dari sisi Pelayanan Kesehatan, seluruh fasilitas kesehatan harus ditingkatkan kualitasnya sehingga masyarakat yang berobat mendapatkan pelayanan maksimal, dan yang terakhir adalah Program Jaminan Kesehatan Nasional, sebuah sistem yang dibuat pemerintah dan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggaranya agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa menemui hambatan finansial yang berarti,” tutur Sidig.

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Juliantomo menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan. Seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat sendiri harus memahami secara mendalam terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Program ini merupakan wujud negara untuk hadir memenuhi kebutuhan dasar kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Agar seluruh masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan finansial. Seluruh elemen mempunyai kontribusi yang besar untuk menyukseskan program ini, terlebih BPJS Kesehatan yang diberikan amanah untuk menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Tiga hal yang harus di ketahui masyarakat mengapa Program Jaminan Kesehatan Nasional wajib bagi seluruh masyarakat. Pertama Protection dengan menjadi peserta Program JKN-KIS berarti kita telah memberikan perlindungan kepada diri kita dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan jika sakit. Kedua Sharing, dengan menjadi peserta JKN-KIS berarti kita sebagai peserta sehat dapat membantu peserta sakit yang membutuhkan. Terakhir adalah Compliance, dengan menjadi peserta program JKN-KIS maka kita telah menjadi warga negara yang taat terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutup Juliantomo.

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved