Dewan Sesalkan Pemkot Lamban Tangani Akses Jalan Jembatan Landak II

Herman Hofi Munawar mengkritik terkait lambannya Pemerintah Kota Pontianak dalam memenuhi tanggungjawab yang menjadi bagian dari pembangunan Jembatan

Dewan Sesalkan Pemkot Lamban Tangani Akses Jalan Jembatan Landak II
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Pagar seng keliling di lahan yang disengketakan warga terkait pembangunan Jembatan Landak II di Bagian Pontianak Utara, Rabu (6/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Proses pembangunan duplikasi Jembatan Landak II telah selesai berdasarkan kontrak pengerjaan pertanggal 26 April 2019 ini. Namun anggota DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar mengkritik terkait lambannya Pemerintah Kota Pontianak dalam memenuhi tanggungjawab yang menjadi bagian dari pembangunan Jembatan Landak II.

Di mana menurut dia, pemkot memiliki tanggungjawab membanguna akses atau jalan penghubung, namun disayangkannya hingga masa pengerjaan fisik jembatan selesai per tanggal 26 April sesuai dengan kontrak tapi jalan penghubung masih dalam proses tender.

"Jembatan Paralel Landak ini adalah akses yang sangat urgent sekali, itu memiliki multi player effect yang sangat luar biasa. Adanya jembatan kembar itu maka akan mampu menumbuhkan ekonomi di Pontianak Utara bahkan Kota Pontianak," ucap Herman Hofi, Minggu (28/4/2019).

Apalagi Pontianak Utara disebutnya sebagai pintu gerbang Pontianak. Jadi dalam kondisi seperti saat ini harus ada upaya percepatan pemungsian dari jembatan tersebut.

Pemkot Pontianak harus segera mempersiapkan infrastruktur, menunjang dari beroperasionalnya Jembatan Landak II ini. "Seharusnya pembangunan jalannya menjadi prioritas utama, saat ini bangunan fisik jembatan sudah selesai tapi Pemkot belum siap dengan membangun jalan penghubungnnya," tegas Herman Hofi.

Baca: Jembatan Landak II Siap Operasional, Tinggal Tunggu Uji Coba Pemkot

Baca: Desa di Parit Baru Terendam, Jiwo: Jadi Atensi Kami

Baca: Ponpes Darul Khairat Gelar Ziarah Akbar, Sambut Ramadan dan Mengenang Sesepuh

Adanya keterlambatan pembanguna akses penghubung dipastikannya, akan menunda beroperasinya jembatan yang memang sangat dibutuhkan oleh masyrakat..

Ini sebetulnya tidak boleh terjadi, seharusnya kondisi dimana begitu jembatan selesai dan selesai uji coba seharusnya bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

"Jangan sampai menunggu lagi, akibat pembangunan jalan akses yang belum rampung dimana itu menjadi tanggungjawab Pemkot Pontianak pasti menunggu lagikan," ujarnya.

Ia berupaya mendorong, agar Pemkot segera melakukan pengerjaan terhadap tanggungjawab yang ada. "Lama benar kalau bulan 8 baru difungsikan, harusnya bulan Februari lalu bisa ditender dan bisa dikerjaakan saat April ini. Sehingga begitu jembatan selesai dan uji coba maka dapat difungsikan," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved