Akan Digelar Expo Panggilan Tahun 2019 Tingkat Keuskupan Agung Pontianak

Sejak tahun 1963, Gereja merayakan Hari Minggu Panggilan Sedunia yang tiap tahunnya jatuh pada Hari Minggu Paskah IV

Akan Digelar Expo Panggilan Tahun 2019 Tingkat Keuskupan Agung Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bapa Suci Paus Fransiskus dalam poster Pesan Hari Doa Panggilan Se-Dunia ke-56 tanggal 12 Mei 2019 mendatang yang dibuat oleh Karya Kepausan Indonesia (KKI) Biro Nasional. 

Sore harinya (pukul 17.00 – 18.30) akan dirangkaikan dengan Perayaan Paskah Mahasiswa se-Kotamadya Pontianak. Usai itu, akan ada pentas seni/hiburan yang dipersembahkan oleh artis ibukota dan mahasiswa.

Tanggal 12 Mei 2019 diadakan Misa Penutupan Hari Minggu Panggilan pukul 08.30 sampai selesai, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama Uskup dan umat.

Baca: Percasi Kalbar Lakukan Seleksi Bertahap Atlet Pra PON

Baca: Sambut Hari Tari Dunia, Kalbar Miliki Sanggar Bougenville Yang Sudah Berkiprah 34 Tahun

Hari Minggu Panggilan merupakan hari doa untuk mohon pertumbuhan panggilan khusus untuk menjadi imam, bruder dan suster.

“Tidak ada sukacita yang lebih besar daripada mempertaruhkan nyawa bagi Tuhan! Jangan tuli terhadap panggilan Tuhan”.

Demikian diungkapkan Bapa Suci Paus Fransiskus dalam Pesannya pada Hari Minggu Panggilan Se-Dunia tahun 2019.

Paus Fransiskus mengatakan, panggilan Tuhan menjadikan kita pembawa janji, dan pada saat yang sama, meminta kita untuk berani ambil risiko, bersama-Nya dan bagi-Nya.

Kata Paus Fransiskus, panggilan Tuhan bukanlah gangguan dari Tuhan dalam kebebasan kita; panggilan itu bukan “sangkar” atau beban untuk dipikul. Sebaliknya, panggilan adalah inisiatif cinta dengan mana Tuhan menjumpai kita dan mengundang kita untuk menjadi bagian dari suatu pekerjaan besar,” kata Paus.

Setiap manusia memiliki panggilan hidup masing-masing, tetapi semua panggilan itu adalah bukti cinta Tuhan kepada kita dan bila Tuhan menghendaki Ia akan memanggil kita dengan cara yang ajaib.

Tak banyak umat yang mengetahui bagaimana seluk-beluk hidup membiara. Barangkali inilah yang menyebabkan berkurangnya calon imam di tarekat-tarekat ataupun seminari-seminari. Fenomena ini bukanlah disebabkan tidak adanya panggilan. Pertama-tama karena banyak umat yang tidak tahu-menahu kehidupan membiara. Atau kalaupun ada yang mengetahui, masih sebatas pada bagian luarnya saja.

Oleh karena itu, ayo datang dan hadiri kegiatan Hari Minggu Panggilan 2019 tingkat Keuskupan Agung Pontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved