Kunjungi Tribun, Basaria Sebut Mengetahui Gerak Gerik 14 Kepala Daerah di Kalbar

Ia dapat mengetahui gerak gerik kepala daerah yang ada masalah dengan penegakan hukum oleh KPK.

Kunjungi Tribun, Basaria Sebut Mengetahui Gerak Gerik 14 Kepala Daerah di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan berkunjung ke Kantor Tribun Pontianak, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, Kalbar, Kamis (25/4/2019) sore. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASAN 

"Pesan saya pada kepala daerah, karena jabatan itu merupakan kebanggaan. Seluruh Indonesia bupati, wali kota dan gubernur adalah jabatan kebanggaan, bayangkan dari 200 juta lebih warga Idonesia," ujar Basaria Panjaitan, Kamis (25/4/2019).

Baca: Mencicipi Sushi di Atas Kapal

Ia menyampaikan lebih bagus bersama Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) sama-sama mencegah dari pada penangkapan dan penindakan.

"Tapi kalau pencegahan masih tidak bisa juga, maka akan dilakukan penindakan. Kalau tidak bisa dicegah maka dilakukan upaya paksa kita tuntut dan kita berikan tindakan represif. Saya datang di Kalbar dibiayai uang negara maka harus ada perubahan," tegasnya.

Bahkan Basaria menjelaskan saat dirinya mengisi acara supervisi di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, dimana hadir 14 kepala daerah se Kalbar.

Ia dapat mengetahui gerak gerik kepala daerah yang ada masalah dengan penegakan hukum oleh  KPK.

"Saya bisa tahu dari 14 kepala daerah yang mana ada indikasi (Korupsi), maka mulai dari sekarang harus berhentilah bermain-main kalau tidak mau ditangkap," ucapnya saat melakukan diskusi di Kantor Tribun Pontianak.

Ia bisa mengetahui mana kepala daerah yang ada indikasi melakukan tindakan melanggar hukum lantaran belasan tahun sudah melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka sewaktu berdinas di Kepolisian.

"Sayakan bisa melihat mana yang ada indikasi dari gerak gerik dan raut wajahnya. Kedepan stop bermain-main lagi apabila tidak mau ditangkap," tegasnya.

Lanjut disampaikannya bahwa, saat ini telah dibentuk 9 unit Korsupgah KPK dan dan Kalbar tergabung dengan Jabar dan Banten. 

Ia meminta setiap kepala daerah tal segan untuk melakukan koordinasi bersama tim Korsupgah KPK yang ada, sehingga dalam menjalankan pemerintahan tidak melanggar aturan.

Wakil Ketua KPK RI, Basaria Panjaitan (kiri) didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji (kanan) dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama Pemerintah Daerah se-Kalimantan Barat (Kalbar) Dengan Bank Kalbar dan Badan Pertanahan Provinsi Kalimantan Barat Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan dan Penertiban Aset Daerah, di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Kamis (25/4/2019).
Wakil Ketua KPK RI, Basaria Panjaitan (kiri) didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji (kanan) dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama Pemerintah Daerah se-Kalimantan Barat (Kalbar) Dengan Bank Kalbar dan Badan Pertanahan Provinsi Kalimantan Barat Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan dan Penertiban Aset Daerah, di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Kamis (25/4/2019). 
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved