Dokter Mikhail Bunuh dan Mutilasi Pacarnya Gara-gara Ketahuan Transgender
Dari keterangannya diketahui, peristiwa pembunuhan disertai mutilasi ini terjadi setelah keduanya berkencan semalaman di wilayah Kursk.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam sebuah hubungan, baik PDKT, pacaran, hingga menikah, kejujuran adalah dasar dari sebuah hubungan.
Hubungan tidak akan berjalan baik jika salah satu pihak tidak jujur.
Bahkan hubungan akan kandas atau malah mungkin mengalami hal mengerikan di bawah ini jika mereka tidak jujur.
Dilansir dari suar.grid.id pada Rabu (24/4/2019), seorang dokter di Rusia terbukti telah membunuh dan memutilasi pasangan kencannya yang ternyata seorang transgender.
Dokter itu bernama Mikhail Tikhonov dan usianya 27 tahun.
Kepada polisi, dia mengakui, dirinya tak hanya membunuh dan memutilasi kekasihnya itu.
Lebih dari itu, dia juga memasak beberapa bagian tubuh Nina Surgutskaya (25) di dalam oven lalu membuangnya ke toilet.
Dari keterangannya diketahui, peristiwa pembunuhan disertai mutilasi ini terjadi setelah keduanya berkencan semalaman di wilayah Kursk.
Keduanya pun melakukan hubungan intim.
Saat itulah Mikhail sadar, pasangannya itu dulunya adalah seorang pria.
Dia sadar kekasihnya itu telah menjalani operasi kelamin sehingga menjadi wanita transeksual.
Dia kemudian mencekik leher kekasihnya itu sampai tewas.
Untuk menghilangkan jejak, Mikhail memutilasi tubuh Nina.
Setelah itu, Mikhail ditangkap dan disidik kepolisian setelah Nina dinyatakan hilang.
“Nina mengundangnya datang ke apartemen. Mereka kemudian meminum alkohol dan mulai berhubungan intim,” kata penyidik dilansir Mail Online,Selasa (23/4/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/nina-surgutskaya.jpg)