Heboh Video Dugaan Kecurangan Terhadap Paslon 02, Bawaslu Ingatkan KPU Mempawah Cermat Input Data

Ketua Bawaslu Kabupaten Mempawah Akhmad Amiruddin memastikan bahwa suara Prabowo-Sandi yang hanya 0 di situs hitung KPU tidaklah benar

Heboh Video Dugaan Kecurangan Terhadap Paslon 02, Bawaslu Ingatkan KPU Mempawah Cermat Input Data
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mempawah, Akhmad Amirudin saat ditemui di gudang logistik, KPU Mempawah, Jalan Pangsuma, Desa Antibar, Mempawah Timur, Selasa (26/2/2019). 

Heboh Video Dugaan Kecurangan Terhadap Paslon 02, Bawaslu Ingatkan KPU Mempawah Cermat Input Data

MEMPAWAH - Dugaan kecurangan terhadap paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi yang dilakukan oleh KPU Mempawah telah di klarifikasi oleh Komisioner KPU Mempawah Rasidi, bahwa itu adalah kekeliruan input data oleh operator saja.

Dalam dugaan kecurangan itu, sampai viral di media sosial dan menimbulkan polemik dimana suara paslon nomor urut 01, Jokowi-Makruf bertambah dan suara paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi berkurang hingga 0 dari total 175 suara sah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mempawah Akhmad Amiruddin memastikan bahwa suara Prabowo-Sandi yang hanya 0 di situs hitung KPU tidaklah benar dan itu sudah diperbaiki oleh KPU.

Baca: Dituding Curangi Paslon Capres Cawapres 02, KPU Mempawah Klarifikasi, Ungkap Kekeliruan

Baca: Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 C1 Capai 12%, Selisih Suara Jokowi-Maruf & Prabowo-Sandi 1.670.323

"Suara yang 0 itu tidak kita ikuti, itu saja yang rame kemarin bahwa di TPS 04, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur, dan sudah diperbaiki karena kesalahan penginputan data," ujarnya, Minggu (21/4/2019).

Akhmad mengatakan, dalam situasi seperti itu, Bawaslu hanya bisa mengingatkan KPU agar segera memperbaiaki kesalahan penginputan data tersebut.

"Sampai saat ini belum ada laporan di Bawaslu terkait kecurangan dan lain-lain di kami," ungkapnya.

Baca: Polsek Mempawah Hulu Siap Kawal Coblos Lanjutan 2 TPS di Landak

Ketua Bawaslu Mempawah mengimbau kepada KPU agar lebih cermat, teliti dan hati-hati pada saat penginputan data.

"Kita mengimbau kepada KPU untuk lebih cermat, teliti dan hati-hati pada saat penginputan agar apa yang disampaikan ke publik benar dan sudah sesuai sebagaimana C1-KWK yg didapat dari KPPS," tutupnya. (Yak)

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved