Pilpres 2019

Hasil Pilpres 2019 Terbaru Hari Ini Sabtu 20/4 Selisih 624.476 Suara, KPU Akui Ada Salah Entri Data

Hasil real count atau penghitungan perolehan suara Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019 oleh KPU dapat dipantau di laman resmi KPU, pemilu2019.kpu.go.id.

Penulis: Marlen Sitinjak | Editor: Marlen Sitinjak
Kolase
Hasil Pilpres 2019 Terbaru Hari Ini Sabtu 20/4 Selisih 624.476 Suara, KPU Akui Ada Salah Entri Data. 

8. Banten, Kota Serang, TPS 39 Kelurahan Cipete, Kecamatan Curug,

9. Jawa Barat, TPS 15 Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Sukabumi.

Terima Tantangan Buka Data <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/quick-count-pilpres' title='Quick Count Pilpres'>Quick Count Pilpres</a>, <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/burhanuddin-muhtadi' title='Burhanuddin Muhtadi'>Burhanuddin Muhtadi</a>: Minta BPN Buka-bukaan Data Juga

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi 

Terima Tantangan Buka Data Quick Count Pilpres, Burhanuddin Muhtadi: Minta BPN Buka-bukaan Data Juga

Burhanuddin Muhtadi akan membuka data quick count-nya di hadapan dewan etik dan akademisi.

Hal itu disampaikan oleh Burhanuddin Muhtadi ketika menanggapi kicauan dari netizen yang menantangnya membuka data, Jumat (19/4/2019).

Sebagaimana diketahui, Burhanuddin adalah direktur eksekutif dari Indikator Politik Indonesia.

Quick count yang dilakukan oleh Indikator menunjukkan, dari 95,7 persen suara yang masuk, 53,91 persen memilih pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan 46,09 persen suara memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tak hanya Indikator, banyak lembaga survei lain yang memuat hasil serupa.

Serentaknya hasil survei yang memuat hasil serupa ini justru membuat kubu Prabowo-Sandi tidak percaya pada quick count.

Kubu Prabowo-Sandi bahkan memiliki metode sendiri.

Kubu Prabowo-Sandi mengkau telah melakukan real count yang dilakukan oleh internal timnya.

Dari hasil real count tim Prabowo-Sandi, diperoleh hasil pasangan nomor urut 02 tersebut menang 60 persen lebih suara.

Selanjutnya, buka-bukaan data quick count ini tak akan dilakukan oleh Buhanuddin sendirian.

Ia akan membuka datanya quick count lembaganya bersama dengan lembaga survei lain yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

Lebih lanjut, Burhanuddin juga meminta kubu Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi untuk didatangkan guna melihat secara langsung data yang akan dipaparkan oleh lembaga-lembaga survei yang tergabung dalam Persepi.

Burhanuddin juga meminta BPN membuka data hasil olahan tim internal Prabowo-Sandi.

"Besok lembaga saya bersama anggota PERSEPI lainnya akan melakukan apa yg kamu minta depan Dewan Etik dan akademisi.

Sekarang coba kamu minta BPN buka-bukaan data juga.

Jangan hanya ke kami kamu menuntutnya," kicau Burhanuddin Muhtadi, Jumat (19/4/2019).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved