Citizen Reporter

Ratusan Pelajar Ikuti Bedah Buku yang Digelar UBSI Pontianak

Heriyanto bahagia bisa bertemu langsung dengan para narasumber yang kompeten terlebih penulis utamanya.

Ratusan Pelajar Ikuti Bedah Buku yang Digelar UBSI Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ratusan pelajar ikuti┬áBedah Buku yang berjudul Bangsa Terbelah, Senin (15/4/2019). 

Citizen Reporter
Media Relation, Anna

SINGKAWANG - Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak sukses menggelar kegiatan Bedah Buku yang berjudul Bangsa Terbelah, Senin (15/4/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula UBSI Kampus Pontianak, Jalan Abdurrahman Saleh No.18A Pontianak. 

Windi Irmayani, SE, M.Kom selaku ketua panitia mengatakan kegiatan bedah buku ini bertujuan menambah forum literasi untuk kaum intelektual yang di daerah khususnya Kalbar sehingga membantu para intelektual daerah mendapatkan pengalaman literasi yang baik.

“Tidak tanggung-tanggung, kami datangkan langsung penulis buku Bangsa Terbelah Dr  Ichsanuddin Noorsy, BSc, MH, MSi untuk mengupas secara detail buku ini, juga kami undang dari kalangan akademisi/praktisi pendidikan Muhammad Kurniawan, S.STP, M.Sc untuk membahasnya,”ujar Windi.

Baca: UBSI Pontianak Sukses Gelar Bedah Buku Bangsa Terbelah

Baca: Misa Kamis Putih Mengawali Perayaan Tri Hari Suci Umat Katolik

Lanjutnya, apresiasi datang dari siswa dan guru Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat di Kota Pontianak, mahasiswa, dosen, hingga penulis asal Kalimantan Barat Pay Jarot Sujarwo pun turut hadir dalam kegiatan itu.

Salah satu peserta, Heriyanto (57) mengatakan kegiatan bedah buku sangat luar biasa ia merasa puas dengan forum diskusi tersebut.

Heriyanto bahagia bisa bertemu langsung dengan para narasumber yang kompeten terlebih penulis utamanya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan bedah buku ini membuat situasi negara menjadi adem dan dapat menambah wawasan peserta khususnya para pelajar dan mahasiswa.

Menurut Heriyanto, buku Bangsa Terbelah sangat bagus dan isi bukunya hampir sama dengan histori cerita hidupnya yang lahir dimana saat bangsa hampir terbelah hanya pada saat itu dikarenakan adanya penjajahan sementara sekarang bangsa terbelah karna politik kepentingan pribadi.

“Harapannya dari hasil forum diskusi tadi yaa bangsa ini tetap akur damai, perekonomian Indonesia membaik, silahkan bersaing satu sama lain namun bersaing secara sehat dengan menjunjung sportivitas, memunculkan ide-ide yang bagus dan jangan saling mmfitnah,” ujar Heriyanto, salah seorang guru SMK N 8 Pontianak yang hadir pada saat itu.

Tanggapan lainnya datang dari salah satu pelajar, Sharon Rustam (16) yang mengungkapkan kegiatan bedah buku sangat menarik, mengupas fakta-fakta terkini, indikasi-indikasi yang memungkinkan bangsa terbelah.

“Acaranya seru apalagi saat sesi tanya jawab, banyak pelajaran yang saya dapatkan yakni nilai-nilai pengetahuan dan nasihat yang baik untuk memotivasi kami para generasi muda untuk terus belajar dan selalu berpikir positif,” tutur siswi kelas 11 SMA N 3 Pontianak itu. (*)
 

-- 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved