Dua Unit Ruko di Tayan Hilir Hangus Terbakar, Dalam Bangunan Ada BBM

Sebanyak dua unit Rumah Toko (Ruko) milik UD dan AD dilalap sijago merah, di Bundaran Jembatan Kapuas Tayan, Jl Trans Kalimantan

Dua Unit Ruko di Tayan Hilir Hangus Terbakar, Dalam Bangunan Ada BBM
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas dari Kepolisian dan Pemadam kebakaran saat berjibaku memadamkan api yang menghanguskan dua ruko di Bundaran Jembatan Kapuas Tayan, Jl Trans Kalimantan, Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 23.00 Wib. Ist 

Dua Unit Ruko di Tayan Hilir Hangus Terbakar, Dalam Bangunan Ada BBM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Sebanyak dua unit Rumah Toko (Ruko) milik UD dan AD dilalap sijago merah, di Bundaran Jembatan Kapuas Tayan, Jl Trans Kalimantan, Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 23.00 Wib.

Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Charles BN Karimar menyampaikan, atas kejadian itu, piket fungsi Unit Reskrim Polsek Tayan Hilir dan piket penjagaan Polsek Tayan Hilir langsung mendatangi TKP kebakaran.

Kronologis kejadian, lanjut Kapolsek, Pada Jumat 29 Maret 2019 sekira pukul 23.00 Wib, telah terjadi kebakaran ruko milik UD dan AD. Yang mana menurut keterangan AD, api berasal dari ruko UD yang membesar dan membakar ruko milik UD serta merambat ruko AD yang berjarak kurang lebih setengah meter dari rumah AD.

Baca: Tutup Porseni Tingkat Kabupaten, Ini Harapan Wabup Kapuas Hulu

Baca: Cintanya Selalu Kandas, Elly Sugigi Akui Kisah Asmaranya dengan Irfan Sbaztian Sebatas Settingan

Baca: Kalbar 24 Jam - Korban Kawin Kontrak, Satpol PP Nyaris Ditebas hingga Karolin Melayat ke Pejuang 45

“Dan menurut keterangan AD,b ahwa ruko UD terbuat dari bahan semi permanen dan didalam Ruko tersebut terdapat bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, bensin dan solar dikarenakan UD membuka kios BBM, ”katanya, Sabtu (30/3/2019).

Selain itu juga menurut keterangan UD, sumber api diduga berasal dari arus pendek PLN dikarenakan terdapat beberapa titik arus pendek yang sudah konslet tapi belum sempat diperbaiki.

“Api dapat dipadamkan kurang lebih tiga puluh menit dengan menggunakan alat pemadam kebakaran Binsika Kecamatan Tayan Hilir dan dibantu oleh Alat pemadam kebakaran PT ICA. Atas peristiwa kebakaran tersebut kerugian ditaksir kurang lebih sebesar Rp 200 juta rupiah, korban jiwa nihil, ”pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved