PT Pelabuhan Indonesia II Dukung Program Kementerian untuk Milenial

Intinya semua ini agar mereka tidak berhenti dengan bakat saja, tapi bisa berkembang memiliki usaha pribadi yang lebih maju

PT Pelabuhan Indonesia II Dukung Program Kementerian untuk Milenial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MAUDY ASRI GITA UTAMI
Evp Excutive Vice President Corp Sec (panitia acara) BUMN Pusat, Shanti Puruhita dalam acara Kelas Kreatif. 

 PT Pelabuhan Indonesia II Dukung Program Kementerian untuk Milenial

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Dalam rangka Bakti BUMN, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menyelenggarakan Kelas Kreatif BUMN 2019 di Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Selasa (26/3/2019).

Evp Excutive Vice President Corp Sec (panitia acara), Shanti Puruhita mengatakan bahwa Kelas Kreatif BUMN 2019 dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-21 Kementerian BUMN yang jatuh pada 13 April 2019, sekaligus menjadi bagian dari "Kerja Nyata BUMN" di bidang sosial dan pendidikan. 

"Kelas kreatif ini ditujukan kepada teman-teman yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk berkembang dan belajar, baik dari tingkat pelajar (SMA dan SMK) dan mahasiswa," ujarnya. 

Baca: Petugas Terus Lakukan Pemadaman Api Yang Membakar Lahan Gambut di Desa Galang

Baca: TRIBUN WIKI: Gedung PGRI Sintang, Ruang Pertemuan Hingga untuk Lokasi Resepsi

Selain itu, ia mengatakan program BUMN Kelas Kreatif termasuk dalam rangka membantu pihak kementrian untuk mendorong kemampuan generasi milenial pada saat ini menjadi lebih produktif. 

"Semestinya acara ini bisa membantu mereka untuk lebih fokus serta kegiatan yang benar-benar bisa diaplikasikan dan diimplementasikan bagi peserta untuk mengasah kemampuan dari empat tema yang kita sediakan," tambahnya. 

Selain itu, tujuan ini juga dijelaskan Shanti untuk membantu para peserta menjual produknya bagi yang ingin menjadi entrepreneurship dengan menghasilkan segmen baru pertama kali di Kota Pontianak, yang belum banyak tersentuh bagi generasi milineal yang kreatif khususnya di Kalbar. 

Shanti juga mengatakan hal ini bisa menentukan dan membantu peserta untuk mengembangkan seni dan bakatnya dari empat tema yang disediakan seperti cara menggunakan aplikasi media untuk dimanfaatkan secara intens, dan menjual produknya agar lebih dikenal melalui medsos dan lainnya. 

"Intinya semua ini agar mereka tidak berhenti dengan bakat saja, tapi bisa berkembang memiliki usaha pribadi yang lebih maju dan berani mengapresiasi diri untuk terus berusaha mengasah kemampuannya di masing-masing bidang," pungkas Shanti Puruhita.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved