Gerakan Sekolah Batas Negeri Gelar Workshop Untuk Relawan yang Akan Berangkat ke Entikong

Aidil Andani mengatakan Workshop ini diberikan kepada relawan mengenai skill dan keterampilan

Penulis: Anggita Putri | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Project Officer gerakan sekolah batas negeri, Aidil Andani saat mengisi workshop Untuk Relawan Yang Akan Berangkat ke Entikong di hotel Ibis, Jalan Jendral Ahmad Yani, kota Pontianak. 

Ia juga menuturkan, beberapa problem yang kerap hadir di lingkungan sekolah perbatasan seperti banyaknya siswa yang putus sekolah, kemiskinan, minimnya pengetahuan, dan sebagainya.

Jadi disini, gerakan sekolah batas negeri mencoba untuk mengubah hal tersebut, dengan sasaran utamanya adalah pola pikir dan pola tingkah laku anak-anak yang berada di wilayah perbatasan Entikong.

“Kita utamakan untuk gurunya, karena peran guru itu vital dan melalui ini diharapkan guru-guru dapat memberikan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan. Karena salah satu yang akan kita bawa dan coba kita ubah nantinya adalah sistem pembalajaran dan pengetahuan,”

Lebih lanjut, ia mengatakan akan mencoba untuk menggaet seluruh pihak terkait untuk bersama-sama bergabung dukung program sekolah batas negeri ini.

Tidak hanya dukungan dana, namun berbagai dukungan seperti kerja sama dalam upaya mencapai tujuan utama program gerakan sekolah batas negeri ini.

“Tentu semua pihak akan kita coba untuk kerja sama dalam mensukseskan gerakan sekolah batas negeri ini," ujar Aidil kembali.

Dukungan yang diberikan tak hanya soal menyoal uang, yang terpenting adalah untuk mencapai tujuan utama yaitu menciptakan kemandirian, baik itu secara sosial, pendidikan, dan ekonomi yang ada di perbatasan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved