Jembatan Sambas - Subah Ambruk, Akses Warga Terganggu
"Lalu di lewati truk bermuatan sawit, akibatnya membuat jembatan menjadi amblas. Sampai saat ini jembatan belum bisa dilewati," ungkapnya.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Dhita Mutiasari
Meski sempat molor dari batas waktu yang ditentukan, proyek jembatan gantung yang menghubungkan 3 kecamatan yaitu, Kecamatan Semparuk kecamatan Salat Tiga dan Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat Akhirnya Tuntas. Selasa (05/03/2019) siang.
Sebelumnya warga harus mengambil jalur memutar hingga dua kilo meter jika hendak ke Desa yang bersebrangan tersebut.
Dengan rampungnya Penghubung pembangunan jembatan gantung di tiga kecamatan ini, khususnya warga di lingkungan Desa seburing, Kecamatan Semparuk bisa merasakan atas kemudahan yang diberikan pemerintah dalam beraktivitas dalam pergerakan sistem ekonomi.
Saat peresmian Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Mendapingi tokoh legislator Kalimantan Barat DPR RI Syarif Abdullah Al Kadrie,bersama dengan Mitra kerjanya Dari kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Provinsi Kalimantan Barat, Dari beberapa agenda penting Pejabat Negara tersebut di Desa Seburing Kecamatan Semparuk
Sementara Data yang di peroleh dalam pembangunan jembatan gantung ini dari Direktorat Bina Marga Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah 1 dengan nilai aset pembangunan 3,9 Miliyar dengan Panjang jembatan yang memiliki Panjang Bentang 96 meter, panjang jalan pendekat (Jalan Pilon Ke A ngkur Block) 2x16 Meter sedangakan panjang jalan akses 40+30 meter dan lebar jembatan 1,8 meter.
Tujuan dalam pembangunan jembatan gantung ini ialah mempermudah akses antar desa yang melintasi sungai sebangkau dan mendukung kegiatan harian warga desa di bagian wilayah Kec. Semparuk Kab.Sambas yang meliputi desa seburing, Desa Gersik Dan desa disekitarnya.
Menurutnya selama kurang lebih 20 tahun jembatan tersebut didambakan akhirnya Akhirnya dapat di perjuangakan DPR RI Komisi V bersama mitra kerjanya melalui kementerian terkait.
Sy Abdullah Alkadrie menyampaikan Pada hari ini tentu kita bersyukur atas kehadirat allah swt dimana rencana apa yang menjadi harapan masyarakat hari ini bisa terwujud bersama sama
"Mudah mudahan jembatan ini mendapatkan perhatian dari maayarakat, saya berharap karena ini sudah milik masyarakat, tentu juga tidak terlepas juga dari perhatian bapak bupati melalui anggota dprd kabupaten agar perawatannya semakin baik," ujarnya.
Ia juga menuturkan pemda sambas bisa menjaga dan melakukan perawatan,pemeliharaan kedepan.
"Selama 4 tahun ini kepemimimpinan pak presiden sudah cukup banyak pembangunan di kabupaten sambas, yang begitu baik, tentu menjadi harapan dan terima kasih kita kepada bapak presiden republik indonesia," ujarnya.
Sementara itu Bupati Sambas Atbah menyampaikan rasa terimakasihnya atas hadirnya jembatan gantung tersebut.
"Pertama kami ucapakan terimakasih yang sebesar besarnya bahwa pada hari ini telah hadir sebuah jembatan yang sangat indah dan sangat membanggakan khususnya di kampung seburing kecamatan semparuk Kabupaten sambas," ujarnya.
Dan juga terimakasih kepada bapak presiden, terima kasih kepada PU Balai Jalan 20 pontianak dan juga terima kasih kepada bapak Sy Abdullah Al Kadrie yang telah menjadi "Mediator dalam Hadirnya Jembatan Yang Sangat Membanggakan ini".
"Mudah mudahan kedepan masyarakat bisa memanfaakan dengam baik dan bisa menjaga aset negara yang membanggakan ini terimakasih," imbuhnya