Pembangunan Penjara Wanita Sempat Ditolak Warga Sekitar, Ini Kata Pj Kades Parit Keladi

Kalaulah kemarin, mungkin ada dapat informasi bahwa masyrakat menolak, itu karena salah faham sebenarnya

Penulis: Syahroni | Editor: Jamadin
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

Pembangunan Penjara Wanita Sempat Ditolak Warga Sekitar, Ini Kata Pj Kades Parit Keladi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pembangunan Lapas Pemberdayaan Perempuan (LPP) yang berada di Pal 13 arah Sungai Kakap sempat mendapat penolakan dari masyarakat sekitar.

Penolakan yang dilakukan masyarakat dibenar oleh Pj Kepala Desa Persiapan Parit Keladi yang merupakan pemerkaran Desa Sungai Kakap, H. Khairul Anwar saat diwawancarai, Tribun Pontianak, Selasa (26/2/2019).

Namun penolakan masyarakat itu akhirnya selasia sehingga pembangunan dapat dilanjutkan oleh pihak pelaksana. Bahkan pembangunan itu, menurutnya dikebut oleh pihak pelaksana dengan merekrut juga tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

Baca: Menteri Puan Maharani Serahkan Bantuan di Landak, Ini Wujud Bantuannya

Baca: VIDEO: Waspada! Ada Lubang di Jembatan Landak

Diirinya selaku, Kepala Desa setempat ditegaskannya pada dasarnya menerima apa yang di bangun oleh pemerintah serta
mendukung.

"Kalaulah kemarin, mungkin ada dapat informasi bahwa masyrakat menolak, itu karena salah faham sebenarnya. Awalnya mereka itu tidak ada masalah karena kita tidak ada sosialisasi maka masyarakat menolak,"ucapnya Khairul Anwar.

Sosialisasi pertama, pihak penyelenggara hanya memanggil beberapa orang, sedangkan sebagian besar warga tidak diundang.

"Orang kami tidak di undang saat sosialisasi pertama. Maka kemarin diundang kembali dilakukan sosialisasi dan sudah clear. Mereka menyampaikan itu bukan berarti menolak, tapi pemerintah yang memnangunnya tidak memberikan sosialisasi," jelasnya.

Selain itu, terjadi simpang siur bahwa lapas lapas tersebut adalah lapas narkoba, sehingga warga setempat khawatir terjadi peredaram gepap narkoba di sekitarannya. Namun persoalan itu dapat diatasi dengan pemberian pengertian pada masyarakatnya.

"Kami menerima adanya pembangunan ini, mudah-mudahan dengan adanya pembangunan di tempat kami bisa juga menganggkat persoalan kehidupan masyarakat di sana,"kata Kepala Desa Sungai Kakap.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Persija Vs Becamex Binh Duong Piala AFC 2019, Live MNCTV Pukul 15.30 WIB

Karena Lapas tersebut untuk menampung wanita yang terjerat masalah hukum se Kalbar, ia sampaikan juga akan banyak yang datang berkunjung nantinya disana. Geliat ekonomi masyarakat diharapkan akan terangkat.

Adanya pembangunan pemerintah yang masuk kali ini, Khairul Anwar harapkan terjadi percepatan untuk pembangunan yang lainnya.

Masyarakat setempat, disebutnya berharap adanya kemajuan pembangunan khususnya jalan.

"Yang jelas sarana jalan hanya ada satu, itu hanya Desa Pal 9. Mungkin imbasnya pada kami di ujung sana nanti kalau jalan tersebut di perbaiki oleh pemerintah kami aksesnya lebih mudah, jalannya lebih bagus,"tambahnya.

Selain itu, warga juga berharap dengan adanya hal ini, dari pemerintah ada kerjasama dengan desa kedepannya atau ada kontribusi segala untuk desa, untuk pembangunan dan sebagainya.

.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved