Citizen Reporter

Staf Kemenkopolhukam Kunker ke Ketapang

"Kami memantau bagaimana pelaksanaan program-program dari pada kementerian dan lembaga yang terkait yang ada dibawah Kemenkopolhukam," katanya.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Kunjungan kerja Staf Menkopolhukam RI Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dalam memantau pelaksanaan program-program dari Kementerian dan lembaga yang terkait dibawah Kemenko Polhukam, yang ada di Kabupaten Ketapang, Kamis (1/2/2019) 

"Seperti dahulu kita mbil contoh pasca kemerdekaan kita banyak orang angkat senjata itu yang mengancam dan mengganggu kemerdekaan kita. tapi saat ini tentunya itu adalah ancaman tradisional, sekarang ini sudah berkembang namanya ancaman non tradisional dan itu lebih berkembang, dan itu lebih mematikan," terangnya lagi.

Selanjutnya Dia mendapat informasi dan melihat sendiri bahwa Kabupaten Ketapang ini potensi terhadap ancaman pertahanan ini sangat relatif kecil dan tentunya tidak terlepas dari kondisi masyarakat, kondisi lingkungan, dan juga pemerintah bekerjasama instansi seperti Polri dan Kejaksaan ini bisa bersinergi dalam membina dan menciptakan kondisi wilayah yang kondusif itu untuk tahun berikutnya

Kemudian berbagai permasalahan dengan kemampuan teknologi, perkembangan global saat ini informasi begitu cepat informasi yang berkembang itu sangat pesat juga ada informasi yang positif juga da informasi yang negatif, salah satu dampak dari informasi negatif ini yaitu bisa mempengaruhi pertahanan negara.

"Jadi pertahanan ini tentunya merupakan hal yang prinsip yang mendasar demi kelangsungan negara kita kita juga punya pengalaman tentunya pengalaman dari sejarah terdahulu," terang Dia.

Menurutnya pertahanan negara itu tujuannya adalah menjaga kepentingan nasional, kepentingan nasional itu ada dialam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu alinea kedua mewujudkan indonesia yang merdeka bersatu berdaulat adil dan makmur itu adalah kepentingan yang harus kita wujudkan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved