Bawaslu Singkawang Beberkan Kronologis Caleg Terduga Pelanggar Pemilu

"Yang tandatangan Kudsiyah selaku Caleg Partai Hanura untuk Dapil 3 DPRD Kota Singkawang," katanya.

Bawaslu Singkawang Beberkan Kronologis Caleg Terduga Pelanggar Pemilu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Ketua Panwaslu Kota Singkawang, Zulita 

Bawaslu Singkawang Beberkan Kronologis Caleg Terduga Pelanggar Pemilu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pengadilan Negeri Kota Singkawang memutuskan terdakwa Kudsiyah (48) bebas dari segala dakwaan tindak pidana Pemilu dalam persidangan yang dilakukan, Kamis (31/1/2019).

Ketua Bawaslu Kota Singkawang, Zulita membeberkan kronologis perkara dimana Bawaslu mendapat informasi awal yang kemudian dilakukan penelurusan oleh Panwascam Singkawang Utara.

Baca: Bawaslu Singkawang Tanggapi Putusan Bebas Caleg Terduga Pelanggar Pemilu

Baca: Pengadilan Negeri Singkawang Putuskan Bebas Terdakwa Caleg

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukanlah hasil dugaan pelanggaran pidana pemilu yakni menjanjikan berupa surat perjanjian yang ditandatangani di atas materi.

"Yang tandatangan Kudsiyah selaku Caleg Partai Hanura untuk Dapil 3 DPRD Kota Singkawang," katanya.

Hasil penelurusan kemudian dilimpahkan pada kota. Kota langsung menggelar pleno. Karena syarat formal dan materinya terpenuhi, dilakukanlah register dan dalam 1x24 jam langsung pembahasan pertama di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Singkawang.

Dalam putusan perkara nomor 31/Pid.Sus/2019/PN skw, terdakwa Kudsiyah (48) tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan menurut penuntut umum.

"Jadi membebaskan terdakwa dari penuntut umum, memulihkan hak-hak terdakwa," kata Humas Pengadilan Negeri Kota Singkawang, Nuraini.

Sidang dipimpin Dadi Suryandi sebagai Ketua Majelis, Guntur Nurjadi, Satriadi dan Panitera Diah Purwandi

"Waktu untuk melakukan upaya hukum diberikan selama 3 hari, namun hingga saat ini belum ada sikap upaya hukum untuk banding dari Kejaksaan Negeri Singkawang," tuturnya.

Dihubungi terpisah Penasihat Hukum terdakwa, Soling, SH belum mau berkomentar mengenai putusan.

"Saya no comment dulu," ucapnya. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved