Polsek Sambas Benarkan Telah Terjadi Kasus Pemukulan Terhadap Anak Kandung

Dari hasil yang didapatkan di lapangan, Kapolsek Sambas membenarkan bahwa telah terjadi kejadian tersebut.

Polsek Sambas Benarkan Telah Terjadi Kasus Pemukulan Terhadap Anak Kandung
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Kapolsek Sambas Kompol Sunarno, Selasa (29/1/2019). 

Polsek Sambas Benarkan Telah Terjadi Kasus Pemukulan Terhadap Anak Kandung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sambas Kompol Sunarno bergerak cepat menanggapi berita Viral di Media Sosial Facebook, Selasa (29/1/2019).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya beredar kabar di media sosial bahwa telah terjadi tindakan kekerasan terhadap anak di Desa Tempatan, Kecamatan Sebawi.

Dari kabar tersebut, mengatakan bahwa telah terjadi pemukulan terhadap anak di bawah umur dengan menggunakan gagang cangkul oleh ibu kandungnya.

Baca: Pengakuan Hingga Air Mata Ketakutan Bocah SD Korban Penganiayaan Ibu Kandung di Sambas

Baca: Siswi SD di Sambas Korban Kekerasan Ibu Kandung, Dimarah, Dipukul hingga Disayat Pakai Pisau

Untuk itu, Kapolsek Sambas Kompol Sunarno turun lansung untuk mengecek kebenaran Berita tersebut.

Dari hasil yang didapatkan di lapangan, Kapolsek Sambas membenarkan bahwa telah terjadi kejadian tersebut.

"Setelah kita cek di TKP memang benar adanya, kejadiannya kurang lebih satu Minggu yang lalu. Kami turun kelapangan untuk mengecek apakah berita itu benar atau Hoax," ujarnya.

"Di TKP memang benar adanya, dan pada saat kita datang ke TKP kita bisa ambil keterangan dari Orang Tua dan NN yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar," jelasnya.

Untuk itu, ia katakan akan dimintai keterangan dan pemeriksaan serta mengamankan barang bukti di TKP.

"Kami melakukan pemeriksaan, meminta keterangan, dan mencari saksi-saksi serta akan cek di TKP," bebernya.

Sementara itu, untuk perkembangan psikologi anak menurut Kompol Sunarno ada rasa ketakutan dari anak yang menjadi korban.

Baca: Terkait Pemukulan Anak Kandung dengan Gagang Cangkul, Ini Kesaksian Tetangga dan Keluarga Korban

Baca: Tindaklanjuti Berita Viral di Medsos, Ini Penjelasan Kapolsek Sunarno

"Perkembangan anak kalau secara kasat mata ada ketakutan dari dia. Karena memang sering main tangan kalau anak salah," ungkapannya.

Sementara itu untuk tuntutan yang akan diberikan, menurutnya akan dikenakan pasal perlindungan anak dan penganiayaan terhadap anak kandung sendiri.

Namun ia belum bisa memastikan berapa tahun tuntutannya, karena masih akan di kaji dan di dalami oleh pihak kepolisian.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved