Pengeroyokan di Sambas

BREAKING NEWS: Nonton Band Berujung Maut di Sambas, Lima Tersangka Diamankan

Kejadian tersebut dipicu dendam antara tersangka dan korban sepulang menonton Band di Desa Sendoyan, Kecamatan Sejangkung

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno, Senin (28/1/2019). 

BREAKING NEWS: Nonton Band Berujung Maut di Sambas, Lima Tersangka Diamankan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -  Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra melalui Kasat Reskrim AKP Prayitno mengungkapkan bahwa pada Sabtu (26/1/2019) malam lalu telah terjadi kasus pengeroyokan yang berujung maut.

Menurutnya, saat itu Kepolisian Sektor Sejangkung mendapatkan laporan sekitar jam 01.00 Wib.

"Kejadiannya pengeroyokan itu terjadi di Jalan setapak dekat steher SMK 1 Turusan, Dusun Beringin Sakti, Desa Perigi Limus, Kecamatan Sejangkung. Pengeroyokan tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia," ujarnya, Senin (28/1/2019).

Kelima tersangka pengeroyokan usai menonton band hingga korban tewas saat berada di Ruang Tahanan Polres Sambas, Senin (28/1/2019).
Kelima tersangka pengeroyokan usai menonton band hingga korban tewas saat berada di Ruang Tahanan Polres Sambas, Senin (28/1/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN)

Baca: Gempar! Warga Desa Malikian Dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Dalam Kamar

Baca: Kisah Kelam Valentino Rossi di Bangku Sekolah, Pernah Disumpahi Guru Gara-gara Motor

Baca: BREAKING NEWS - Pergoki Suami Cabuli Putrinya Berusia 13 Tahun, HM Histeris

Kejadian tersebut dipicu dendam antara tersangka dan korban sepulang menonton Band di Desa Sendoyan, Kecamatan Sejangkung, bersama teman-teman korban.

Ia menjelaskan, saat ini dari kasus tersebut Polres Sambas telah mengamankan lima orang tersangka.

Kelimanya adalah RG (21), Y (20), R (23), A (16) dan DN (16). Di antara kelima tersangka tersebut, dua diantaranya masih di bawah umur.

Sementara itu, Korban yang meninggal dunia adalah YP (18).

YP meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singkawang. 

Kejadian Serupa, Perkelahian di Pasar Puring

Sebelumnya peristiwa menonjol perkelahian juga  menghebohkan warga Pontianak Utara tepatnya di kawasan Pasar Puring Jalan Khatulistiwa Kelurahan Siantan Tengah, Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dari informasi yang dihimpun tribunpontianak.co.id di lokasi, permasalahan ini diduga akibat perebutan lahan/lapak tempat jualan yang berada di Pasar Puring Siantan Kecamatan Pontianak Utara.

Adapun korban diketahui bernama Mahdi (52) warga Jalan Parit Makmur Kelurahan Siantan Hilir yang berprofesi sebagai pedagang.

Lokasi kejadian perkelahian kawasan Pasar Puring Pontianak Utara, di belakang Penggadaian Pontianak Utara, Jumat (18/01/2019)
Lokasi kejadian perkelahian kawasan Pasar Puring Pontianak Utara, di belakang Penggadaian Pontianak Utara, Jumat (18/01/2019) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO)

Dan satu lagi seorang buruh harian lepas bernama Husein (44) warga Jalan Parwasal RT/RW 002/.006 Kelurahan Siantan Tengah.

Diketahui, pelaku berinisial EG dan KG berhasil melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya lantaran masih dalam pencarian pihak berwajib.

Untuk kronologi kejadian, sekitar pukul 14.30 WIB tepatnya di Pasar Puring depan Koramil Siantan terjadi perkelaian antara Mahdi yang dikeroyak oleh dua orang dengan inisial EG dan CG.

Kemudian, saat itu pula datang seorang pria bernama Husein untuk melerai perkelahian tersebut.

Namun, ketika melerai tiba-tiba pelaku mengarahkan senjata tajam ke kepala Husen.

Baca: Tokoh Masyarakat Kayan Hulu Dukung Polisi Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2019

Baca: Bupati Sambas Serahkan 8 Unit Motor Kepada Kepala Desa

Kemudian masyarakat sekitar pasar berdatangan untuk melerai perkelahian tersebut.

Korban dibawa ke Puskesmas Siantan Hilir untuk pertolongan pertama.

Dalam persitiwa ini, terduga pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam proses pengejaran pihak kepolisian.

Sementara, korban sudah di bawa pulang ke rumah dan permasalahan ini sudah di tangani oleh pihak yang berwajib.

Sebelumnya diberitakan terjadi perkelahian yang menghebohkan warga Pontianak Utara tepatnya di kawasan Pasar Puring Siantan, Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Diduga, perkelahian ini melibatkan sekelompok orang yang menggunakan senjata tajam.

Seorang pria dengan kondisi bersimbah darah terlihat berlarian keluar dari kawasan pasar.

Selain itu, ada pula beberapa orang lainnya yang juga terlibat perkelahian.

Beberapa korban perkelahian kemudian harus dilarikan ke Puskesmas 24 Jam di Siantan Hilir untuk mendapatkan pertologan medis.

Baca: Pemkab Sambas Peringati HUT Pemprov ke-62

Baca: Relawan Demokrasi Ajak Pemuda Sambas Sukseskan Pemilu 2019

Perkelahian ini terjadi di kawasan pasar puring Pontianak Utara, di belakang Penggadaian Pontianak Utara.

Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa seorang pria dengan kondisi bersimbah darah lari dari arah dalam Pasar Puring Siantan.

Kemudian keluar menuju arah Pos Lantas Polsek Pontianak Utara yang terletak di Jalan Gusti Situt Machmud.

"Berdarah-darah tadi tangannya, ada juga di badannya, yang satunya lari, tapi keliatannya juga luka," ungkapnya.

Bahkan, dirinya yang kala melihat kejadian itu ketakutan ikut menjauh dari lokasi kejadian.

"Takut saya. 4 lawan 2 lah tadi, satunya hampir putus tangannya, satunya di bagian pinggang kena, sisanya masih lari," ungkapnya.

Petugas Puskesmas Siantan Hilir, Amsyah mengungkapkan bahwa ada 3 orang yang mendapat perawatan di Puskesmas Siantan Hilir.

Namun satu orang dengan inisial MA (54) telah dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Kota Pontianak akibat luka serius yang dialaminya.

"Jari tengahnya hampir putus yang diduga akibat sabetan senjata tajam," ungkapnya.

Sementara itu, 2 orang lainnya dengan inisial RO (23) dan HN (54) sudah diperbolehkan kembali ke rumahnya setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Siantan Hilir. (one/hdi/fer)

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved