Resmikan PKS PT GRS, Karol: Jangan Main Pagar
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa meresmikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Gunung Rinjuan Sejahtera (GRS), di Desa Selutung, Kecamatan Mandor
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Muhammad Firdaus
"Kami akui, perusahaan ini masih subsidi. Tapi kami akan berusaha agar Pemda dan masyarakat tidak kecewa," jelasnya.
Disampaikannya, sistem investasi harus saling menguntungkan, maka harus saling mendukung. "Pemerintah terkait dengan regulasi, perusahaan bertanggung jawab diinvestasi, dan masyarakat mendukung di investasi lokal," katanya.
Selain itu, Anton menyebutkan, masih cukup banyak permasalahan di PT GRS, namun akan selalu diselesaikan dengan baik-baik. "Kami selalu berusaha menyelesaikan permasalahan sebaik mungkin, maka dari itu perlu dukungan semua pihak," bebernya.
Ketua DPRD Landak, Heri Saman menuturkan, adanya pabrik sudah sesuai dengan yang diharapkan pemerintah terkait meningkatkan perekonomian. Apalagi, dikatakan, Mandor menjadi kawasan strategis nasional untuk kawasan industri.
“Jadi ini cocok. Mudah-mudahan menjadi solusi, untuk bagaimana meningkatkan perekonomian di Landak," ucap Heri Saman.
Dikatakannya, pabrik PT GRS menjadi yang ketujuh di Landak. Sehingga, diharapkan bisa menghimpun Tandan Buah Segar (TBS) dari petani lokal. "Walau harga masih di bawah dari seperti biasanya, tapi lambat laun sepertinya mulai naik," ungkapnya.
Heri Saman yang juga Ketua DAD Landak ini mengimbau agar beroperasinya pabrik bisa didukung oleh masyarakat. "Tapi jangan pula pabrik sudah dibangun, tapi dampaknya tidak dirasakan oleh masyarakat," pintanya.
Ia pun berharap, keberadaan pabrik dapat menguranggi angka pengangguran. "Saya imbau kepada masyarakat, jangan sedikit-sedikit pagar, sedikit-sedikit hukum adat, sikit-sikit sorong adat," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/karolin-siap-pukul-gong.jpg)