Penumpang Mendadak Alami Sakit Misterius, Pesawat Rusia Mendarat Darurat

Dia merasa tercekik dan tak bisa bernapas. Kemudian seluruh wajahnya berubah jadi hijau. Setelah itu kepanikan menjalar di seluruh pesawat

rebelcircus.com
Ilustrasi pesawat 

Penumpang Mendadak Alami Sakit Misterius, Pesawat Rusia Mendarat Darurat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, VOLGOGRAD - Pesawat Ural Airlines U6-893 yang terbang dari Moskwa ke Dubai pada Sabtu pekan lalu (19/1/2019), harus mendarat darurat.

Hal itu terjadi karena adanya kepanikan penumpang pesawat

Pesawat maskapai Rusia itu akhirnya harus mendarat darurat setelah menerima keluhan bahwa salah satu penumpangnya dilaporkan sakit.

Daily Mirror mewartakan, pesawat dengan 150 penumpang itu mendarat darurat di kota Volgograd setelah mengudara selama 1 jam 25 menit.

Dari laporan media lokal, gejala tak biasa itu awalnya terjadi di kelas ekonomi deretan 21 hingga 26, di mana seorang perempuan berteriak meminta tolong.

Salah satu penumpang anonim menjelaskan, dia sedang tertidur ketika perempuan itu berteriak karena suaminya mendadak sakit.

"Dia merasa tercekik dan tak bisa bernapas. Kemudian seluruh wajahnya berubah jadi hijau. Setelah itu kepanikan menjalar di seluruh pesawat," ujar penumpang itu.

Baca: BREAKING NEWS- BNN Kalbar Amankan Sabu 4 Kilo di Kompleks Perumahan

Baca: Tak Terima Aturan Dipecat Sepihak, Seluruh Petugas Kebersihan Rumah Sakit Kota Pontianak Mogok Kerja

Baca: Kelelahan, 4 Idol K-Pop Ini Sempat Pingsan di Panggung, Dari SinB Gfriend Hingga Jungkook BTS

Baca: Cegah Gangguan Kamtibmas, Anggota Polsek Timur Lakukan Patroli Malam

Penumpang lainnya Ilya Brinder kepada TV360, seperti dikutip The Sun via Fox News, membeberkan penumpang yang mengalami gejala itu pupil matanya melebar.

"Mereka semua merasa dicekik. Para kru kabin pun panik sehingga kapten pesawat memutuskan mendarat darurat di Volgograd," ucap Brinder.

Akibat gejala tersebut, para penumpang yang membawa anak-anak segera dijauhkan di mana penumpang lainnya menyebut tengah terjadi wabah.

Pihak bandara di Volgograd kemudian mengerahkan lima ambulans beserta dokter dan paramedis untuk memeriksa penumpang di pesawat Airbus A321-211 tersebut.

Sempat muncul kabar bahwa gejala misterius itu disebabkan oleh keracunan makanan, meski Brinder menanggapinya dengan tidak yakin.

Dia menuturkan jika para penumpang itu sakit 40 menit setelah berangkat.

"Bagaimana bisa keracunan makanan terjadi pada lima orang berbeda? Tak masuk akal," ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved