Polisi Ungkap Jaringan Narkoba di Sintang, Temukan Fakta Pengguna Kelas Menengah ke Atas

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka sedang diproses lebih lanjut dan dilakukan penahanan di Rutan Polres Sintang.

Polisi Ungkap Jaringan Narkoba di Sintang, Temukan Fakta Pengguna Kelas Menengah ke Atas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Kepolisian Resort (Polres) Sintang menggelar kegiatan Press Release terkait pengungkapan kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dan penyalahgunaan narkoba di Balai Kemitraan Polres Sintang, Kamis (17/1/2019) pagi. 

Polisi Ungkap Jaringan Narkoba di Sintang, Temukan Fakta Pengguna Kelas Menengah ke Atas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Polres Sintang menggelar kegiatan Press Release terkait pengungkapan kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dan penyalahgunaan narkoba di Balai Kemitraan Polres Sintang, Kamis (17/1/2019) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi didampingi Kabag Ops Polres Sintang Kompol Koster Pasaribu, Kasat Reskrim Polres Sintang AKP Indra Asrianto, dan Kasat Narkoba Iptu Aris Setiawan.

Kapolres Sintang menyampaikan, untuk kasus penyalahgunaan narkoba, hari ini hanya dihadirkan empat orang tersangka sebab satu orang tersangka saat ini kondisinya sakit.

Baca: Keseruan Kolaborasi Generasi Fest 2019 dari Kompas Gramedia

Baca: 13 Kades di Sekadau Dapat Penghargaan Dari Bupati Rupinus

Adapun kelima tersangka ini merupakan satu jaringan, namun ditangkap dari dua laporan polisi (LP) yaitu penangkapan pertama terhadap RD (25), MR (24), dan FA (31) di Jalan Mungguk Serantung, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu.

Sementara itu, BE (35) dan S (30) merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pertama di lokasi yang tidak jauh dari TKP pertama.

"Masing-masing perannya sebagai pengedar dan bandar. Dari hasil pemeriksaan di laboratorium bahwa benar adanya, barang itu positif metamfetamin atau sabu-sabu. Kalau dari TKP pertama itu sabu-sabu 11.53 gram dan TKP kedua itu 3.47 gram," ujar Kapolres.

Baca: Geger Penemuan Mayat Perempuan Terbungkus Kain Putih dalam Tong Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Baca: Terkait Harga Tiket, Ini Penjelasan Manajemen Kancil BBK

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka sedang diproses lebih lanjut dan dilakukan penahanan di Rutan Polres Sintang.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kelima tersangka ini, diketahui bahwa peredaran narkoba di Kabupaten Sintang ini cukup tinggi dan penggunanya pun lebih banyak dari kalangan menengah ke atas.

"Kalau kita lihat di Sintang ini luar biasa, para penggunanya ini mampu untuk membeli sabu-sabu yang harganya lumayan mahal. Mungkin karena kecanduannya sudah tinggi sehingga sangat membutuhkan sabu-sabu ini sebagai obat penenang," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved