Calon Rektor Periode 2019-2023, Eddy Suratman: Untan Menuju Perguruan Tinggi Badan Hukum

Prof. Dr. Eddy Suratman, SE adalah satu diantara tiga calon rektor Unversitas Tanjungpura Pontianak periode 2019-2023

Penulis: Anggita Putri | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Prof. Dr. Eddy Suratman, SE adalah satu diantara tiga calon rektor Unversitas Tanjungpura Pontianak periode 2019-2023 yang akan lanjut pada tahap pemilihan akhir. 

"Jadi saya ingin mengajak civitas akademika Untan bekerja keras memperbaiki semua aspek. Supaya akreditasi Insitusi Untan jadi A, karena dari 95 prodi di Untan akreditasi yang A hanya 6 persen saja, ujar Eddy.

Keinginannya adalah mengajak semua bekerja keras untuk jumlah akreditasi A yang hanya 6 persen menjadi 40 persen ditahun 2023.

Kalau akreditasi insitusi kita A, prodi-prodi kita juga A. Berarti lulusannya adalah lulusan yg disebut unggul. kalau mereka daftar PNS tanpa tes dan akan banyak sekali peluang," ujarnya lagi.

Eddy juga sampaikan Program-program yang akan ia lakukan jika kelak terpilih menjadi Rektor Untan.

Langkah awal yang ia lakukan adalah mengoptimalkan peran jaminan mutu, karena disitulah menjadi kuncinya.

Ia ingin memperbaiki dan merevitalisasi keberadaan pusat penjaminan mutu di prodi, fakultas, dan universitas dengan membangun mekanisme kerja yang rapi diantara mereka.

Lalu bersama mempersiapkan semua standar operasional prosedur untuk layanan ijazah,mahasiswa,skripsi,riset semuanya dengan sistem online atau IT yang terintegrasi.

"Kalau itu bisa kita lakukan. Makakita bisa persiapkan akreditasi prodi menjadi A, institusi jadi A. Diluar itu yang sudah A akan kita dorong ikut akreditasi international.
Supaya lulusan Untan disaat dia upply untuk master diluar negeri tak perlu lagi ikut seleksi," Ujarnya kembali.

Kedua adalah publikasi. Penelitian dan pengabdian masyarakat harus direpitalisasi. Maka hasil akhir dari pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat adalah publikasi, baik publikasi nasional maupun internasioanl.

"Kita akan dorong agar artikel dosen Untan makin banyak terpublikasi di tingkat internasional. Target saya 4 tahun kedepan ada 100 artikel yang kita publikasi," ujarnya.

Hal tersebut adalah sesuatu yang bisa mengangkat Untan dari peringkat 45 bisa naik menjadi peringkat 30 Univertsitas terbaik di seluruh indonesia.

Ketiga adalah memberikan intensif kepada artikel dosen yang terpublikasi dan terbit jurnalnya di luar negeri.

Jika jurnal terbit diluar negeri akan diberikan intensif sebesar Rp.25 juta. Kemudian terbit di Universitas Gajahmada atau Universitas Indonesia akan diberikan Rp.10 juta per judul. Serta yang menerbitkan buku juga diberikan intensif. Semua dilakukan untuk terus memotivasi para dosen atas apa yang telah merela lakukan.

keempat, akan menaikan kapasitas dosen. Mengingat jumlah Doktor di Untan baru 28 persen. Jadi akan didorong supaya ditahun 2023 diakhir masa jabatan harus bisa diatas 50 persen.

Jumlah guru besar baru 2.6 persen tidak akan cukup.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved