Anak Punk di Pontianak
Psikolog: Anak Punk di Kota Pontianak Perlu Perhatian Khusus, Ada Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas
Psikolog Patricia Elfira Vinny mengatakan terkait keberadaan anak punk di Kota Pontianak perlu mendapat penanganan khusus dari pemerintah.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Psikolog Patricia Elfira Vinny mengatakan terkait keberadaan anak punk di Kota Pontianak perlu mendapat penanganan khusus dari pemerintah.
Saya melihat, hal yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam menangani masalah anak punk ini memang pemerintah bisa membuat shelter khusus untuk memberikan edukasi kepada anak- anak (punk) ini.
Apabila Kota Pontianak sudah memiliki mungkin perlu adanya kajian setelag mereka diamankan apakah sudah bisa dikembalikan pada orangtuanya atau tidak.
Baca: Kecelakaan, Bak Dump Truk Terangkat dan Tersangkut di JPO Karawaci
Baca: TRIBUN WIKI: Luas Kecamatan Sungai Ambawang 10% Kabupaten Kubu Raya
Edukasi bisa berupa pendalaman rohani, dan hal-hal lain yang terkait pengembangan kepribadian mereka.
Memang komplit permasalahan dalam menangani masalah anak punk ini, mengingat adanya masalah lain terkait pergaulan bebas seperti Merek tertular HIV-AIDS, penggunaan narkoba dan dampak lainnya.
Jadi sudah seharusnya pertambahan keberadaan mereka ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
Bisa melibatkan pemuka agama atau Ormas yang bisa memberikan edukasi rutin kepada mereka.
Mengapa mereka semakin banyak, dan kian marak perkembangannya, karena tidak mendapatkan perhatian khusus tadi, baik di dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat
Seharusnya orangtua tidak lepas kendali atas anaknya. Dalam artian tetap mengawasi anak, dan memperhatikannya.
Anak-anak yang masuk dalam pergaulan bebas, merupakan anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orangtuanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/patricia-elfira-vinny.jpg)