Waspada Banjir Rob
BMKG Supadio Analisa Angin Kencang dan Banjir Rob di Pontianak
Wilayah yang terdampak antara lain mulai dari Kota Singkawang, Kab. Bengkayang, Kab. Mempawah, Kota Pontianak, Kab. Kubu Raya
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Dhita Mutiasari
BMKG Supadio Analisa Angin Kencang dan Banjir Rob di Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Stasiun Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak melakukan analisis peristiwa angin kencang dan banjir ROB yang terjadi di kota Pontianak dan sekitarnya pada Sabtu (29/12/2018)
Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Erika Mardiyanti, S.Kom., M.Si dalam siaran persnya Angin kencang berdurasi singkat dan hujan intensitas sedang – lebat masih terjadi di pesisir Kalimantan Barat hari ini.
Baca: Pontianak Heboh saat Sungai Kapuas Tiba-tiba Meluap! Waspada, Ini yang Terjadi
Baca: Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjadi di Sintang! Berikut Penjelasan BMKG
Baca: Detik-detik Gelombang Tinggi Hantam Wilayah Jungkat Resort! Ada Teriakan Tenggelam
Wilayah yang terdampak antara lain mulai dari Kota Singkawang, Kab. Bengkayang, Kab. Mempawah, Kota Pontianak, Kab. Kubu Raya, Kab. Kayong Utara hingga Kab. Ketapan.
Angin kencang tercatat di beberapa UPT BMKG Kalimantan Barat antara lain Stasiun Klimatologi Mempawah sebesar 25 knot (sekitar 45 km/jam), Stasiun Meteorologi Maritim Kota Pontianak 26 knot ( sekitar 47 km/jam), dan Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak sebesar 30 knot (sekitar 54 km/jam).
Baca: Pontianak Dilanda Banjir Rob, Awasi Anak-anak Bermain!
Baca: Hati-hati! Hujan Deras Disertai Angin Kencang Kembali Melanda Kawasan Pontianak
Baca: Dilanda Angin Kencang Disertai Hujan Deras, Beberapa Pohon di Mempawah Tumbang Tutupi Jalan
Dan perisitwa angin kencang di pesisir Kalbar ini mulai terjadi pada pukul 11.30 WIB. Berdasarkan penginderaan citra radar cuaca, angin kencang dan hujan ini meluas di Kab. Sambas, Kab. Landak, Kab. Sanggau, hingga Kab. Sekadau.
Data pasang surut yang teramati di Muara Sungai Kapuas Kecil pada AWS Stasiun Meteorologi Maritim Kota Pontianak menunjukkan terjadinya peningkatan tinggi air yang signifikan mulai jam 11.20 WIB hingga puncaknya pada jam 12.40 – 12.50 WIB yaitu 2,8 meter. Pada jam 11.10 WIB pola pasang menunjukkan mulai turun menjadi 2.2 meter.
Catatan curah hujan hari ini mulai jam 07.00 – 13.00 WIB secara umum tidaklah signifikan. Curah hujan di Stasiun Klimatologi Mempawah sebesar 9 mm (termasuk hujan ringan), Stasiun Meteorologi Maritim Kota Pontianak 7 mm (termasuk hujan ringan), dan Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak 4 mm (termasuk hujan ringan)
Berdasarkan data-data tersebut di atas diduga pemicu tingginya pasang yang terjadi di Kota Pontianak dan sekitarnya adalah terbawanya air laut menuju darat oleh angin kencang.
Diprakirakan hingga tanggal 01 Januari 2019 masih terdapat potensi hujan sedang – lebat yang disertai angin kencang berdurasi singkat di Pesisir Kalimantan Barat.
Tinggi gelombang di Perairan Kalbar diprakirakan juga akan cukup tinggi hingga 2,5 meter yaitu di seluruh Perairan Kalimantan Barat.
Potensi gelombang tinggi hingga 4,0 meter berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara – Perairan Kep. Natuna. Potensi cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan ini dipicu oleh pertemuan massa udara di Kalimantan Barat serta adanya Pusat tekanan rendah yang simetris di Belahan Bumi Utara yaitu di Laut Cina selatan dan di Belahan Bumi Selatan yaitu di Samudra Hindia.
Baca: Hadiri Rilis Pengungkapan Perkara Oleh Polres Sanggau Selama Tahun 2018, Ini Kata Bupati Sanggau
Baca: Sambutan Kapolres Sanggau Saat Rilis Pengungkapan Perkara Oleh Polres Sanggau Selama Tahun 2018
Baca: Tepis Isu Hadi Ning Hengkang Dari Persib, Gabriel Budi Liminto: Muchlis Ingin Fokus di Persib
Pasang air laut diprakirakan sudah mulai menurun.
Pasang maksimum terjadi pada tanggal 24 - 27 Desember 2018. Namun seiring diprakirakan masih adanya potensi hujan sedang – lebat di pesisir Kalbar, maka perlu diwaspadai potensi akan terjadinya genangan di pesisir Kalimantan Barat. Bagi para Nelayan tradisional khususnya perlu diwaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter.
Untuk informasi lebih lanjut masyarakat di Kalimantan Barat bisa mengunjungi Kami pada website : http://kalbar.bmkg.go.id , sosial media : fanspage facebook : info BMKG Kalbar, Instagram : Info BMKG Kalbar, telp. 0561 – 721142 atau bisa mengunjungi kantor UPT BMKG terdekat di Kalimantan Barat.
Warga Heboh Air Sungai Tiba-tiba Meluap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/seluruh-pegawai-jungkat-resort-tampak-sedang-sibuk-membersihkan-sampah-kayu-kayu.jpg)